• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    ‎Safari Jurnalis PWI Kabupaten Bogor Soroti Tantangan Pers di Era Digital dan Pentingnya Profesionalisme Wartawan

    21/05/26, 15:16 WIB Last Updated 2026-05-21T08:16:24Z

    Foto: Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Safari Jurnalis di Aula Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (21/6/2025), dengan mengangkat tema “Tantangan Jurnalis di Era Digital”.(Dok-Istimewa)




    ‎JAGUARNEWS77.COM // CIBINONG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Safari Jurnalis di Aula Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (21/6/2025), dengan mengangkat tema “Tantangan Jurnalis di Era Digital”.


    Kegiatan ini menjadi ruang diskusi sekaligus penguatan kapasitas insan pers dalam menghadapi perubahan lanskap informasi yang berkembang pesat di era digital.


    Agenda tersebut juga menjadi momentum mempererat sinergi antara kalangan jurnalis dengan pemerintah daerah serta aparatur kewilayahan guna mendukung penyebaran informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab di tengah derasnya arus informasi digital.

    Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Ketua PWI Kabupaten Bogor yang diwakili Sekretaris PWI Kabupaten Bogor.

    Dalam sambutannya, pihak PWI menyampaikan apresiasi kepada Kecamatan Cibinong atas dukungan dan fasilitasi sehingga kegiatan Safari Jurnalis dapat berjalan dengan baik.

    “Terima kasih atas dukungan penuh dari Kecamatan Cibinong sehingga agenda Safari Jurnalis ini dapat terselenggara dengan lancar,” disampaikan dalam sambutan pembukaan kegiatan.

    Apresiasi serupa juga disampaikan Camat Cibinong, Drs. Acep Sajidin, M, yang menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut di wilayahnya.

    Menurutnya, edukasi mengenai dunia jurnalistik dan perkembangan media digital sangat diperlukan, terutama bagi aparatur pemerintahan di tingkat wilayah.

    “Kami berharap dapat terus bersinergi dengan PWI untuk membangun bersama-sama, khususnya di wilayah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

    Kegiatan edukasi seperti ini sangat bermanfaat dan memang dibutuhkan oleh jajaran aparatur di tingkat bawah,” ujar Acep.

    Ia menilai hubungan yang baik antara pemerintah dan insan pers menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat serta mendorong keterbukaan informasi kepada masyarakat.

    Memasuki agenda utama, Safari Jurnalis menghadirkan sejumlah tokoh dan pengurus PWI Kabupaten Bogor sebagai narasumber yang membahas berbagai tantangan dunia jurnalistik di tengah transformasi digital.

    Penasehat PWI Kabupaten Bogor, H. Subagio, yang menjadi pemateri pertama, mengulas perjalanan sejarah jurnalistik Indonesia, khususnya pasca-era reformasi yang menurutnya menghadirkan dinamika besar dalam kebebasan pers.

    Ia menyoroti pentingnya menjaga integritas profesi wartawan di tengah kemudahan penyebaran informasi saat ini. 

    Menurutnya, kecepatan informasi tidak boleh mengorbankan akurasi dan prinsip-prinsip dasar jurnalistik.

    “Jangan sekali-kali membuat berita sembarangan atau menyebarkan berita hoaks. 

    Setiap wartawan yang ingin menayangkan berita harus melakukan investigasi lapangan yang mendalam, sesuai amanat Undang-Undang Pers serta memenuhi unsur utama 5W+1H,” tegasnya.


    H. Subagio juga mengingatkan bahwa tantangan terbesar pers saat ini bukan hanya kompetisi informasi, tetapi juga menjaga kepercayaan publik melalui karya jurnalistik yang profesional, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Materi berikutnya disampaikan Wakil Ketua I PWI Kabupaten Bogor, Iman Rahman Nur Hakim.

    Ia menekankan pentingnya memahami perbedaan mendasar antara media sosial dan produk jurnalistik.

    Menurutnya, di tengah meningkatnya konsumsi informasi digital, masyarakat perlu memahami bahwa tidak seluruh informasi yang beredar di media sosial dapat diposisikan sebagai karya jurnalistik.

    “Media sosial tidak dilindungi oleh Undang-Undang Pers dan umumnya tidak berbadan hukum pers.

    Sementara produk jurnalistik diproses melalui mekanisme redaksional yang ketat dan memiliki perlindungan hukum,” jelas Iman.

    Ia menilai pemahaman tersebut penting agar publik semakin cermat dalam memilah informasi sekaligus mendorong media profesional tetap menjaga kualitas pemberitaan.

    Sementara itu, pengurus PWI Kabupaten Bogor bidang Pendidikan, Untung Bachtiar, membahas perkembangan industri media yang kini bergerak sangat cepat.

    Menurutnya, media konvensional maupun media daring menghadapi tantangan besar karena harus bersaing dengan perkembangan platform digital serta maraknya konten kreator.

    Dalam situasi tersebut, kata dia, media dituntut mampu beradaptasi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik.

    “Media saat ini harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, namun tetap menjaga kualitas informasi dan tanggung jawab kepada publik,” paparnya.

    Selain pengurus PWI, kegiatan juga menghadirkan Widiawati, S.K.M., perwakilan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor, sebagai pemateri tamu yang memberikan edukasi tambahan kepada peserta.

    Diskusi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara peserta dan para narasumber.

    Berbagai persoalan seputar tantangan profesi wartawan, perkembangan media digital, hingga pentingnya literasi informasi menjadi topik yang mendapat perhatian peserta.

    Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol penguatan kolaborasi antara insan pers, pemerintah daerah, serta unsur masyarakat.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Cibinong, Ketua MUI Wilayah Cibinong, serta para lurah se-Kecamatan Cibinong.


    Melalui Safari Jurnalis ini, PWI Kabupaten Bogor berharap dapat terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya wartawan sekaligus memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi yang mampu menghadirkan informasi akurat, edukatif, dan terpercaya di tengah tantangan era digital yang terus berkembang.




    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Muhamad Alviyan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini