JAGUARNEWS77.COM // JAKARTA – Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi dengan mengajak seluruh prajurit dan aparatur sipil negara (PNS) untuk memperkuat nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan maupun pelaksanaan tugas.
Peringatan Maulid Nabi tersebut berlangsung di Masjid Al-Ikhlas Pusterad, Jalan Setu, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (18/9/2026). Kegiatan diikuti para pejabat utama, prajurit, PNS, serta Persit KCK PCBS Pusterad.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Kita Mantapkan Tekad Bersama Rakyat, TNI Prima dan Kuat, Siap Mewujudkan Indonesia yang Maju dan Berdaulat.”
Dalam sambutannya, Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno menegaskan bahwa Maulid Nabi tidak seharusnya dimaknai sebatas kegiatan seremonial keagamaan.
Menurutnya, peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan momentum untuk kembali menggali dan menerapkan nilai-nilai keteladanan yang telah dicontohkan Rasulullah, khususnya dalam hal akhlak, kepemimpinan, perjuangan, tanggung jawab dan pengabdian.
“Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak, kepemimpinan, perjuangan dan pengabdian Rasulullah SAW,” ujar Danpusterad.
Ia menilai berbagai nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW memiliki relevansi dengan kehidupan prajurit, terutama dalam menjalankan tugas yang menuntut integritas, kedisiplinan, keberanian dan rasa tanggung jawab.
Nilai kejujuran, disiplin, keberanian, kepedulian terhadap sesama, tanggung jawab serta kemampuan membangun persatuan, kata dia, dapat menjadi landasan moral bagi setiap personel Pusterad dalam melaksanakan tugas.
Danpusterad mengingatkan bahwa profesionalisme seorang prajurit tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga tercermin melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, seluruh prajurit diminta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai dasar dan pedoman pengabdian sebagai anggota TNI.
“Sebagai prajurit, kita harus senantiasa memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI. Setiap jabatan adalah amanah dan setiap tugas adalah tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan jujur, profesional, disiplin dan penuh integritas,” tegasnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat agar setiap personel mampu menempatkan kepentingan tugas dan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Dalam kesempatan itu, Danpusterad juga mengajak seluruh keluarga besar Pusterad untuk menjaga nama baik institusi TNI.
Setiap personel diminta menghindari tindakan maupun perilaku yang berpotensi merugikan diri sendiri, satuan, institusi maupun masyarakat.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas TNI. Karena itu, perilaku setiap personel di dalam maupun di luar kedinasan turut menjadi bagian dari wajah institusi.
Peringatan Maulid Nabi tersebut juga diisi dengan tausiah dan pencerahan keagamaan yang disampaikan Ustaz Elang Bakhirudin, M.A.
Danpusterad menyampaikan apresiasi kepada Ustaz Elang Bakhirudin yang telah memberikan tausiah kepada keluarga besar Pusterad. Ia berharap materi yang disampaikan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pesan yang disampaikan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dan pelaksanaan tugas,” katanya.
Melalui peringatan tersebut, keluarga besar Pusterad diharapkan dapat menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pribadi sekaligus kualitas pengabdian.
Danpusterad kembali mengajak seluruh personel menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana introspeksi dan penguatan komitmen dalam menjalankan amanah.
“Jadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini sebagai titik penguatan tekad untuk terus meningkatkan kualitas diri dan kualitas pengabdian, dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam setiap tugas dan kehidupan,” pungkasnya.
Peringatan Maulid Nabi di lingkungan Pusterad tersebut menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual personel, sekaligus momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan, integritas serta pengabdian kepada bangsa dan negara.
Reporter: Muhamad Alviyan
Editor: Alvin