• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    ‎Wali Kota Jakarta Timur Resmikan Teaching Factory D'Preneur Coffee and Mart, Cetak Lulusan SMK Siap Kerja dan Berjiwa Wirausaha

    09/07/26, 20:34 WIB Last Updated 2026-07-09T13:34:13Z
    Foto: ‎Wali Kota Jakarta Timur Resmikan Teaching Factory D'Preneur Coffee and Mart, Cetak Lulusan SMK Siap Kerja dan Berjiwa Wirausaha (Dok-Istimewa)




    JAGUARNEWS77.COM // JAKARTA TIMUR – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur terus mendorong penguatan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

    Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Teaching Factory (TeFa) D'Preneur Coffee and Mart milik SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta di Jalan Kampung Penggilingan, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Rabu (8/7/2026).

    Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, disaksikan sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Pimpinan Yayasan Al-Wathoniyah Asshodriyah 9 KH Ahmad Shodri, perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Erni Nawarni, Tenaga Ahli Mitigasi Risiko dan Advokasi Hukum Acep Edy Setiawan, Camat Cakung Rohmad, serta para lurah se-Kecamatan Cakung.

    Teaching Factory D'Preneur Coffee and Mart merupakan salah satu implementasi Program SMK Pusat Unggulan Tahun 2025 yang bertujuan memperkuat konsep link and match antara dunia pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri.

    Program tersebut diwujudkan melalui penyelarasan kurikulum, sertifikasi kompetensi, hingga praktik kerja berbasis industri agar lulusan SMK memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

    Dalam sambutannya, Munjirin menegaskan bahwa keberadaan Teaching Factory memiliki fungsi yang jauh lebih luas dibanding sekadar laboratorium praktik.

    Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi media pembelajaran yang menghadirkan suasana kerja nyata sehingga peserta didik memperoleh pengalaman langsung dalam mengelola sebuah usaha.

    "Teaching Factory bukan hanya tempat praktik siswa, tetapi menjadi sarana pembelajaran berbasis industri. Di sini para siswa belajar mengelola usaha, melayani pelanggan, menjaga kualitas produk, hingga membangun jiwa kewirausahaan yang menjadi bekal penting setelah lulus nanti," ujar Munjirin.

    Ia berharap keberadaan D'Preneur
    ‎Coffee and Mart mampu melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi unggul, berkarakter, adaptif terhadap perkembangan zaman, inovatif, serta mampu bersaing di dunia kerja maupun menjadi wirausahawan yang menciptakan lapangan pekerjaan baru.

    Menurut Munjirin, kolaborasi antara sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas lulusan pendidikan vokasi.

    Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memberikan pengalaman riil yang sesuai dengan kondisi industri saat ini.

    "D'Preneur Coffee and Mart diharapkan berkembang menjadi pusat kolaborasi antara sekolah dan dunia industri, sekaligus menghasilkan produk dan layanan yang berkualitas serta memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

    Selain meresmikan Teaching Factory, Munjirin juga mengajak seluruh civitas akademika SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta untuk ikut berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan.

    Ia mengingatkan pentingnya menindaklanjuti Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

    Menurutnya, budaya memilah sampah sejak dari lingkungan sekolah menjadi langkah strategis dalam mengurangi volume sampah sekaligus membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

    Sementara itu, Kepala SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta, Siti Aliyah, menyampaikan rasa syukur atas diresmikannya D'Preneur Coffee and Mart yang menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan vokasi di sekolah yang dipimpinnya.

    Ia menjelaskan bahwa Teaching Factory tersebut melibatkan seluruh kompetensi keahlian yang dimiliki sekolah sehingga menjadi wadah pembelajaran terpadu berbasis industri.

    Gerai D'Preneur Coffee and Mart beroperasi setiap hari mulai pukul 07.30 hingga 15.00 WIB. Selama operasional berlangsung, para siswa akan terlibat langsung dalam berbagai aktivitas usaha, mulai dari pelayanan pelanggan, pengelolaan operasional, pengendalian kualitas produk, hingga administrasi bisnis.

    Menurut Siti Aliyah, pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik agar memiliki kompetensi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.

    "Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota atas dukungan yang diberikan. Kehadiran gerai ini menjadi sarana nyata bagi peserta didik untuk belajar mengelola usaha, melayani pelanggan, menjaga kualitas produk, sekaligus membangun jiwa kewirausahaan," ujar Siti Aliyah.

    Melalui peresmian Teaching Factory D'Preneur Coffee and Mart ini, SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta berharap dapat semakin memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan dunia industri dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten, produktif, serta mampu menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja di era modern.

    Keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan menjadi contoh pengembangan pendidikan vokasi yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas sekaligus mendorong lahirnya wirausaha muda di Jakarta Timur.






    Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Alvin

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini