• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    Digunakan untuk Mencari Nafkah, Motor Korban Curanmor Berhasil Dipulangkan Polda Metro Jaya Setelah Digagalkan Saat Hendak Dikirim ke Jambi

    07/07/26, 14:32 WIB Last Updated 2026-07-07T07:32:45Z
    Foto: Senyum lega akhirnya kembali menghiasi wajah Haerudin.(Dok-Istimewa)





    JAGUARNEWS77.COM // JAKARTA – Senyum lega akhirnya kembali menghiasi wajah Haerudin. Sepeda motor yang menjadi penunjang utama aktivitas dan pekerjaannya berhasil kembali ke tangan setelah Polda Metro Jaya menggagalkan upaya pengiriman kendaraan tersebut ke Jambi melalui jasa ekspedisi.

    Pengembalian motor dilakukan pada Senin (6/7/2026) setelah penyidik memastikan kendaraan tersebut merupakan milik sah Haerudin yang sebelumnya menjadi korban pencurian di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    Keberhasilan ini menjadi salah satu hasil nyata pengungkapan kasus curanmor yang dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dalam rangka Operasi Berantas Jaya 2026.

    WadirreskrimumWadirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi Sukarno mengatakan bahwa bagi sebagian masyarakat, sepeda motor bukan sekadar alat transportasi, melainkan sarana utama untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga.

    Karena itu, menurutnya, setiap kendaraan yang berhasil ditemukan akan diupayakan secepat mungkin dikembalikan kepada pemiliknya setelah proses penyidikan dan verifikasi selesai dilakukan.

    "Hari ini kami mengembalikan kendaraan milik korban yang setiap hari digunakan untuk bekerja. Kehilangan kendaraan tentu sangat berdampak terhadap aktivitas korban. Syukur alhamdulillah kendaraan berhasil ditemukan," ujar Danang.

    Ia menjelaskan, kasus tersebut bermula ketika Haerudin melaporkan kehilangan motornya pada 18 Juni 2026. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti Tim Subdit Ranmor dengan melakukan serangkaian penyelidikan.

    Dari hasil penyelidikan, polisi memperoleh informasi adanya sepeda motor yang akan dikirim ke luar daerah menggunakan jasa kargo. Petugas segera berkoordinasi dengan perusahaan ekspedisi untuk melakukan pemeriksaan.

    Pemeriksaan nomor identitas kendaraan memastikan bahwa motor tersebut merupakan kendaraan milik Haerudin yang sebelumnya dilaporkan hilang. Polisi langsung mengamankan motor tersebut sehingga gagal diberangkatkan ke Jambi.

    Meski kendaraan telah berhasil diamankan, polisi masih terus mengembangkan perkara. Dua orang yang diduga memiliki keterlibatan dalam jaringan pencurian kini berstatus DPO dan masih dalam pengejaran.

    Penyidik juga mendalami kemungkinan adanya jaringan penadah maupun pelaku lain yang terlibat dalam pengiriman kendaraan hasil tindak pidana ke berbagai daerah.

    Kasus ini sekaligus menunjukkan bahwa jaringan pencurian kendaraan bermotor tidak hanya beroperasi di lokasi pencurian, tetapi juga memanfaatkan jalur distribusi melalui jasa pengiriman untuk memindahkan kendaraan hasil kejahatan ke luar wilayah.

    Melalui Operasi Berantas Jaya 2026, Polda Metro Jaya terus mempersempit ruang gerak para pelaku dengan meningkatkan patroli, penyelidikan, hingga pengawasan terhadap jalur distribusi kendaraan yang diduga berasal dari tindak pidana.

    Hingga saat ini, operasi tersebut telah berhasil mengungkap 62 laporan polisi kasus curanmor, menangkap 67 tersangka, serta mengamankan sedikitnya 50 unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejahatan.

    Polda Metro Jaya memastikan penegakan hukum terhadap pelaku curanmor maupun jaringan penadah akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

    Masyarakat juga diminta tidak membeli kendaraan tanpa dokumen resmi serta segera melapor apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan.

    Bagi Haerudin, keberhasilan polisi menemukan motornya menjadi kabar yang sangat berarti. Ia mengaku bersyukur karena kendaraan yang menjadi penopang pekerjaannya akhirnya dapat kembali.

    "Saya mengucapkan terima kasih kepada Polda Metro Jaya. Alhamdulillah motor saya kembali dan semua proses pengurusannya berjalan lancar tanpa biaya apa pun," tuturnya.







    Reporter: Muhamad Alviyan



    ‎Editor: Alvin

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini