JAGUARNEWS77.COM // JAKARTA – Upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya karya jurnalistik berkualitas mendapat perhatian serius dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya dan Bank Jakarta.
Melalui kolaborasi strategis, keduanya menghadirkan Kategori Khusus Literasi Keuangan Bank Jakarta dalam ajang Lomba Karya Jurnalistik Mohammad Hoesni Thamrin (MHT) 2026, yang terbuka bagi wartawan media massa di seluruh Indonesia.
Inisiatif tersebut diharapkan menjadi wadah bagi insan pers untuk menghasilkan karya-karya informatif, edukatif, dan inspiratif yang mampu memperluas pemahaman publik mengenai sektor perbankan, khususnya peran Bank Jakarta dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ketua PWI Jaya, Kesit B. Handoyo, mengatakan kehadiran kategori khusus tersebut merupakan bentuk sinergi positif antara dunia jurnalistik dan industri perbankan dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan mencerdaskan masyarakat.
Menurut Kesit, media massa memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi yang mampu menerjemahkan berbagai program pembangunan, termasuk sektor jasa keuangan, menjadi informasi yang mudah dipahami publik.
“Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui Kategori Khusus Literasi Keuangan yang didukung Bank Jakarta ini, kami berharap para jurnalis dapat menghasilkan karya-karya yang tidak hanya berkualitas secara jurnalistik, tetapi juga mampu memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai kontribusi sektor perbankan terhadap pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kesit dalam keterangan pers di Sekretariat PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).
Kesit menegaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang penghargaan jurnalistik, melainkan juga ruang bagi wartawan untuk mengeksplorasi berbagai isu penting yang berkaitan dengan transformasi sektor perbankan.
Mulai dari inovasi layanan, digitalisasi, program pemberdayaan masyarakat, hingga dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, perkembangan industri keuangan saat ini membutuhkan dukungan pemberitaan yang berkualitas agar masyarakat dapat memahami manfaat berbagai layanan perbankan secara lebih komprehensif dan objektif.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai media memiliki posisi penting dalam memperluas literasi keuangan masyarakat sekaligus membangun pemahaman yang benar mengenai layanan perbankan modern.
Menurut Agus, di tengah percepatan transformasi digital yang terjadi di sektor keuangan, masyarakat membutuhkan informasi yang kredibel dan mudah dipahami agar dapat memanfaatkan layanan keuangan secara optimal.
“Kami meyakini media memiliki peran strategis dalam membangun pemahaman publik mengenai layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui kompetisi ini, kami berharap lahir berbagai karya yang mampu menggambarkan secara objektif berbagai inovasi, program, dan kontribusi Bank Jakarta bagi masyarakat serta pembangunan ekonomi daerah,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi.
Ia berharap kategori khusus tersebut dapat memotivasi para jurnalis untuk menghadirkan karya-karya yang tidak hanya memenuhi kaidah jurnalistik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Arie, penyebarluasan informasi yang akurat dan berimbang mengenai layanan keuangan akan membantu meningkatkan tingkat literasi masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap industri perbankan.
"Melalui karya jurnalistik yang akurat dan berimbang, diharapkan semangat edukasi yang diusung melalui kategori khusus ini dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan tingkat pemahaman terhadap literasi keuangan kepada masyarakat," katanya.
Dalam kompetisi ini, peserta dapat mengikuti tiga kategori lomba, yakni Berita Feature, Artikel Opini, dan Foto Feature. Panitia menetapkan tiga tema utama yang dapat dipilih peserta, yaitu Penguatan UKM, Digitalisasi Perbankan Jakarta, dan Ekosistem Keuangan Perbankan.
Seluruh karya yang diikutsertakan diwajibkan mencantumkan kata kunci “Bank Jakarta” dan diperbolehkan memanfaatkan berbagai sumber informasi resmi yang disediakan oleh pihak bank sebagai bahan pendukung penyusunan karya jurnalistik.
Periode pengiriman karya dibuka hingga 31 Juli 2026. Setelah masa pendaftaran berakhir, dewan juri akan melakukan seleksi awal untuk menentukan lima karya terbaik pada masing-masing kategori sebelum memasuki tahap penilaian akhir.
Proses penjurian akan dilakukan secara profesional dengan mempertimbangkan sejumlah indikator yang berbeda pada setiap kategori.
Untuk kategori Berita Feature, aspek yang dinilai meliputi kedalaman liputan, kekuatan human interest, relevansi tema, kualitas penulisan, akurasi data, serta orisinalitas karya.
Sementara pada kategori Artikel Opini, penilaian difokuskan pada kekuatan argumentasi, penggunaan data dan referensi, kedalaman analisis, relevansi terhadap tema, serta kebaruan gagasan yang ditawarkan.
Adapun kategori Foto Feature akan menitikberatkan pada kemampuan foto dalam bercerita, nilai jurnalistik, kualitas teknis dan komposisi visual, relevansi tema, serta kekuatan caption yang menyertai karya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap karya terbaik, panitia menyediakan total hadiah senilai Rp75 juta. Pada masing-masing kategori akan dipilih satu pemenang utama yang berhak memperoleh trofi, piagam penghargaan, dan uang tunai sebesar Rp15 juta.
Selain itu, dua nominee terbaik di setiap kategori akan menerima piagam penghargaan dan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp5 juta.
Dari perspektif yang lebih luas, penyelenggaraan kategori khusus ini juga diharapkan memberikan manfaat strategis bagi Bank Jakarta.
Selain meningkatkan literasi masyarakat mengenai produk dan layanan perbankan, kegiatan ini diyakini dapat memperkuat reputasi Bank Jakarta sebagai bank pembangunan daerah yang adaptif, modern, dan inovatif dalam menghadapi tantangan era digital.
Di sisi lain, keterlibatan komunitas pers dalam mengangkat isu-isu literasi keuangan diharapkan mampu menciptakan eksposur yang lebih luas mengenai pentingnya inklusi keuangan dan peran sektor perbankan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui kolaborasi ini, PWI Jaya dan Bank Jakarta berharap dapat memperkuat sinergi antara media, masyarakat, dan industri jasa keuangan.
Di tengah pesatnya arus informasi digital, keberadaan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan edukatif dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun masyarakat yang semakin melek keuangan dan mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Reporter: Muhamad Alviyan
Editor: Alvin
› dalam Anugerah Jurnalistik MHT 2026
› Hadirkan Kategori Khusus Literasi Keuangan
› Jakarta
› PWI Jaya dan Bank Jakarta
PWI Jaya dan Bank Jakarta Hadirkan Kategori Khusus Literasi Keuangan dalam Anugerah Jurnalistik MHT 2026
PWI Jaya dan Bank Jakarta Hadirkan Kategori Khusus Literasi Keuangan dalam Anugerah Jurnalistik MHT 2026
BERITA NUSANTARA and 4 more
10/06/26, 18:33 WIB
Last Updated
2026-06-10T11:33:25Z
Foto: Upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya karya jurnalistik berkualitas mendapat perhatian serius dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya dan Bank Jakarta.(Dok-Istimewa)
dalam Anugerah Jurnalistik MHT 2026Hadirkan Kategori Khusus Literasi KeuanganJakartaPWI Jaya dan Bank Jakarta
Komentar