JAGUARNEWS77.COM // JAKARTA TIMUR – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar modern melalui penguatan kemitraan dengan sektor swasta. Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM bertajuk "Membangun Daya Saing UMKM Melalui Kemitraan Bersama Indomaret" yang digelar di Ruang Serbaguna Bambu Apus Blok C, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (30/6/2026).
Pelatihan yang diinisiasi Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kota Administrasi Jakarta Timur itu diikuti ratusan pelaku UMKM binaan Jakpreneur. Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur, Eka Darmawan, yang menegaskan bahwa peningkatan daya saing UMKM tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi aktif dengan dunia usaha.
Dalam sambutannya, Eka menyampaikan apresiasi kepada PT Indomarco Prismatama (Indomaret) yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan, pendampingan, hingga membuka akses pasar bagi produk lokal.
Menurutnya, kemitraan tersebut menjadi langkah strategis untuk menciptakan ekosistem usaha yang sehat, di mana UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang menjadi pelaku usaha yang kompetitif.
"Pelatihan ini merupakan investasi bagi masa depan UMKM Jakarta Timur. Kami berharap para peserta mampu meningkatkan kualitas produknya sehingga dapat memenuhi standar pasar modern dan memiliki daya saing yang lebih tinggi," ujar Eka.
Ia menambahkan, produk UMKM yang ingin menembus jaringan ritel modern harus mampu memenuhi berbagai persyaratan, mulai dari kualitas, legalitas, keamanan produk, hingga kemasan yang menarik. Karena itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi bagian penting dalam proses pengembangan usaha.
Eka juga mengajak masyarakat untuk terus mengutamakan penggunaan produk-produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil yang menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.
Sementara itu, Microeconomic Project Executive PT Indomarco Prismatama, Purwanto Wahyudi, menjelaskan bahwa Indomaret terus membuka kesempatan bagi UMKM untuk menjadi bagian dari rantai pasok perusahaan melalui proses kurasi yang transparan.
Ia mengungkapkan, lebih dari 100 produk UMKM Jakarta Timur akan mengikuti proses seleksi. Produk-produk yang memenuhi standar perusahaan nantinya berpeluang dipasarkan di jaringan gerai Indomaret, sehingga memiliki akses pasar yang lebih luas.
Purwanto menilai kualitas produk UMKM Jakarta Timur terus mengalami peningkatan, baik dari sisi cita rasa maupun desain kemasan. Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi pelaku usaha untuk bersaing di pasar ritel modern.
Sebagai bentuk dukungan lanjutan, PT Indomarco Prismatama juga menyerahkan bantuan dua unit gerobak usaha kepada pelaku UMKM. Gerobak tersebut akan dimanfaatkan sebagai sarana pemasaran di area depan gerai Indomaret sehingga dapat membantu memperluas jangkauan penjualan produk lokal.
Pelatihan kewirausahaan ini tidak hanya memberikan pembekalan mengenai strategi pengembangan usaha, tetapi juga membuka wawasan peserta mengenai standar bisnis modern, peluang kemitraan, serta pentingnya inovasi dalam menghadapi persaingan pasar.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dan PT Indomarco Prismatama, diharapkan semakin banyak UMKM yang mampu naik kelas, memperluas jaringan pemasaran, menciptakan lapangan kerja baru, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Kolaborasi ini juga menjadi contoh bagaimana kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta dapat menjadi motor penggerak dalam memperkuat ekosistem UMKM yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.
Reporter: Muhamad Alviyan
Editor: Alvin