• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    ‎Penumpang Bus ALS Keluhkan Tertahan Lebih dari Lima Jam Akibat Antrean Solar di Lahat, Manajemen Diminta Beri Penjelasan

    29/06/26, 21:14 WIB Last Updated 2026-06-29T14:14:56Z

    Foto: Puluhan penumpang Bus PT Antar Lintas Sumatra (ALS) dengan nomor polisi BK 7871 LD mengaku kecewa setelah perjalanan mereka tertunda lebih dari lima jam akibat antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU RM Cahaya Lematang, Kabupaten Lahat.(Dok- Istimewa)






    JAGUARNEWS77.COM // LAHAT – Puluhan penumpang Bus PT Antar Lintas Sumatra (ALS) dengan nomor polisi BK 7871 LD mengaku kecewa setelah perjalanan mereka tertunda lebih dari lima jam akibat antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU RM Cahaya Lematang, Kabupaten Lahat.

    Peristiwa tersebut memicu keluhan karena dinilai mengganggu jadwal perjalanan serta merugikan penumpang yang memiliki kepentingan mendesak di daerah tujuan.

    ‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, bus yang melayani rute antar kota antar provinsi (AKAP) itu berhenti di SPBU RM Cahaya Lematang untuk melakukan pengisian solar. Namun, kendaraan kemudian terjebak dalam antrean panjang sehingga proses keberangkatan kembali mengalami keterlambatan hingga lebih dari lima jam.

    ‎Selama menunggu, para penumpang berada di sekitar area SPBU dan rumah makan tanpa kepastian mengenai waktu keberangkatan. Kondisi tersebut memunculkan kekecewaan karena sebagian penumpang mengaku memiliki jadwal kerja, agenda keluarga, maupun kepentingan lain yang tidak dapat ditunda.

    ‎Salah seorang penumpang mengaku mengalami kerugian akibat keterlambatan tersebut. Ia mengatakan waktu yang terbuang berpotensi memengaruhi pekerjaannya serta menimbulkan kekhawatiran bagi keluarga yang menunggu kedatangannya.

    ‎"Kami ini punya jadwal kerja yang ketat, ada juga yang sudah ditunggu keluarga di rumah karena ada urusan penting. Kalau harus tertahan sampai lima jam di Lahat hanya karena antre solar, tentu kami merasa sangat dirugikan," ujar seorang penumpang.

    ‎Keluhan serupa juga disampaikan penumpang lainnya. Mereka menilai keterlambatan selama berjam-jam seharusnya dapat diantisipasi melalui perencanaan operasional yang lebih baik, termasuk pengaturan kebutuhan bahan bakar sebelum memasuki wilayah yang diketahui memiliki potensi antrean panjang.

    ‎Peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan operasional perusahaan dalam mengelola perjalanan jarak jauh.

    Sejumlah penumpang mempertanyakan apakah pihak operator telah melakukan perencanaan pengisian bahan bakar secara matang sebelum keberangkatan, mengingat kondisi distribusi solar di sejumlah daerah kerap mengalami antrean.

    ‎Selain itu, penumpang juga menyoroti pentingnya manajemen krisis ketika armada menghadapi kendala di perjalanan. Mereka berharap perusahaan memiliki prosedur penanganan yang mampu meminimalkan dampak terhadap penumpang, seperti penyampaian informasi secara berkala, koordinasi pengisian BBM di lokasi alternatif apabila memungkinkan, maupun langkah-langkah lain untuk mengurangi waktu tunggu.

    ‎Bagi pengguna jasa transportasi AKAP, ketepatan waktu merupakan salah satu aspek pelayanan yang sangat penting.

    Keterlambatan berjam-jam tidak hanya mengganggu kenyamanan perjalanan, tetapi juga dapat berdampak pada aktivitas ekonomi, pekerjaan, pendidikan, hingga urusan keluarga para penumpang.

    ‎Sejumlah penumpang berharap PT Antar Lintas Sumatra memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab keterlambatan tersebut sekaligus melakukan evaluasi terhadap sistem operasional agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Mereka juga meminta adanya peningkatan kualitas pelayanan, terutama dalam aspek perencanaan perjalanan dan komunikasi kepada penumpang ketika terjadi kendala di lapangan.

    ‎Di sisi lain, antrean panjang kendaraan pengangkut solar di sejumlah SPBU memang kerap dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari tingginya permintaan, distribusi pasokan, hingga pengaturan penyaluran BBM bersubsidi. Namun demikian, para penumpang menilai kondisi tersebut tetap perlu diantisipasi oleh operator transportasi melalui manajemen operasional yang lebih efektif agar tidak berdampak langsung terhadap pengguna jasa.

    ‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT Antar Lintas Sumatra (ALS) belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan Bus BK 7871 LD maupun langkah yang akan diambil sebagai tindak lanjut atas keluhan penumpang.

    Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak perusahaan serta pengelola SPBU RM Cahaya Lematang guna memenuhi prinsip keberimbangan informasi sesuai Kode Etik Jurnalistik.





    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Alvin

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini