• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    Polairud Polda Metro Jaya Tebar 300 Ribu Benih Udang Windu di Muaragembong

    19/05/26, 17:23 WIB Last Updated 2026-05-19T10:24:13Z

    Foto: Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Metro Jaya menebar sebanyak 300 ribu ekor benih udang windu di kawasan tambak Blok 2, Kampung Bagedor, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Selasa (19/5/2026).(Dok-Istimewa)



    JAGUARNEWS77.COM // Bekasi — Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Metro Jaya menebar sebanyak 300 ribu ekor benih udang windu di kawasan tambak Blok 2, Kampung Bagedor, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Selasa (19/5/2026).

    Program tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan sekaligus mendukung ekosistem rantai pasok bahan baku untuk program SPPG Polda Metro Jaya melalui sektor perikanan dan budidaya tambak pesisir.

    Kegiatan dipimpin langsung Direktur Polairud Polda Metro Jaya, Mustofa, yang turun langsung ke area tambak bersama tokoh masyarakat setempat, Zaini Sidi.

    Penebaran benih udang windu dilakukan sebagai langkah konkret pemanfaatan potensi wilayah pesisir agar lebih produktif, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

    Dalam keterangannya, Kombes Mustofa menilai kawasan pesisir memiliki potensi besar untuk mendukung program ketahanan pangan nasional apabila dikelola secara optimal dan berkesinambungan.

    ‎Menurutnya, tambak masyarakat dapat menjadi sumber produksi pangan sekaligus penggerak ekonomi lokal jika didukung dengan pengelolaan yang tepat, termasuk melalui kolaborasi antara aparat, masyarakat, dan kelompok pembudidaya.

    ‎“Kami ingin potensi pesisir ini terus dikembangkan. Penebaran benih udang windu ini bukan hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga diharapkan dapat memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar Kombes Mustofa.

    Ia menjelaskan, budidaya udang windu memiliki nilai ekonomis tinggi dan berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir, terutama di wilayah yang selama ini mengandalkan sektor tambak sebagai sumber mata pencaharian utama.

    Selain itu, program tersebut juga menjadi bagian dari keterlibatan aktif Polri dalam mendukung agenda pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, khususnya melalui sektor perikanan dan budidaya berbasis masyarakat.

    Kombes Mustofa menegaskan bahwa pendekatan ketahanan pangan tidak hanya berfokus pada sektor pertanian darat, tetapi juga perlu memperhatikan potensi kelautan dan pesisir yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap ketersediaan pangan.

    “Harapannya, benih yang ditebar hari ini dapat tumbuh optimal, menghasilkan panen yang baik, dan menjadi bagian dari rantai pasok pangan yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

    Kehadiran tokoh masyarakat dalam kegiatan tersebut juga mencerminkan pentingnya kolaborasi antara aparat dan warga dalam menjaga keberlanjutan program budidaya di kawasan pesisir.

    Masyarakat setempat berharap program penebaran benih udang windu tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi program berkelanjutan yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga pesisir Muaragembong.

    Wilayah Muaragembong sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan pesisir di Kabupaten Bekasi yang memiliki potensi besar di sektor tambak dan perikanan.

    Namun, kawasan tersebut juga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari abrasi, perubahan lingkungan, hingga keterbatasan infrastruktur pendukung budidaya.

    Karena itu, pengembangan tambak produktif berbasis pemberdayaan masyarakat dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.



    ‎Reporter: Muhamad Alviyan



    ‎Editor: Muhamad Alviyan


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini