• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    ‎Danpusterad Buka MTT Apkowil 2026, Perkuat Profesionalisme Aparat Teritorial di Seluruh Indonesia‎

    19/05/26, 13:24 WIB Last Updated 2026-05-19T06:24:30Z

    Foto: Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) Mochamad Syafei Kasno memimpin Upacara Pembukaan Mobile Training Team (MTT) Peningkatan Kemampuan Aparat Komando Kewilayahan (Katpuan Apkowil) Tersebar Tahun Anggaran 2026 di Aula Gajah Mada Markas Pusterad, Jalan Setu Cipayung, Jakarta Timur, Senin (18/5/2026).(Dok-Istimewa)




    ‎JAGUARNEWS 77. COM // Jakarta — Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) Mochamad Syafei Kasno memimpin Upacara Pembukaan Mobile Training Team (MTT) Peningkatan Kemampuan Aparat Komando Kewilayahan (Katpuan Apkowil) Tersebar Tahun Anggaran 2026 di Aula Gajah Mada Markas Pusterad, Jalan Setu Cipayung, Jakarta Timur, Senin (18/5/2026).


    Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya strategis TNI Angkatan Darat dalam memperkuat profesionalisme aparat komando kewilayahan guna mendukung pelaksanaan pembinaan teritorial (Binter) yang efektif, adaptif, dan terukur di seluruh wilayah Indonesia.

    Dalam amanatnya, Danpusterad menegaskan bahwa pelaksanaan MTT Katpuan Apkowil Tersebar merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya personel kewilayahan di tengah dinamika tantangan tugas yang terus berkembang.

    Menurutnya, aparat kewilayahan harus memiliki kemampuan yang mumpuni dalam memahami sekaligus mengimplementasikan Sistem Perencanaan dan Pengendalian Pembinaan Teritorial (Sisrendal Binter) serta ketatalaksanaan Binter sebagai instrumen utama dalam menjalankan fungsi teritorial secara sistematis.

    “Penguasaan terhadap Sisrendal Binter dan tatalaksana Binter sangat penting agar program pembinaan teritorial dapat berjalan optimal, terarah, dan sesuai sasaran,” ujar Danpusterad dalam amanatnya.

    Ia menambahkan, pejabat Asisten Teritorial (Aster) Kodam, Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem, hingga Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim memiliki tanggung jawab besar dalam menyusun perencanaan, melakukan pengendalian, serta mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Binter di wilayah masing-masing.

    Peran tersebut dinilai semakin penting seiring perkembangan situasi sosial, politik, dan keamanan yang terus berubah, sehingga metode maupun teknik pembinaan teritorial harus mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan tantangan di lapangan.

    ‎Danpusterad menilai pemahaman mendalam terhadap sistem dan tata kelola Binter menjadi faktor utama untuk memastikan seluruh program teritorial berjalan efektif serta mampu mendukung tugas pokok TNI AD dalam menjaga stabilitas wilayah.


    Selain itu, ia juga mengajak seluruh peserta pelatihan untuk memanfaatkan momentum tersebut sebagai sarana meningkatkan kapasitas diri, memperkuat inovasi, dan membangun sinergi antar aparat komando kewilayahan.

    Menurutnya, kolaborasi yang kuat antarsatuan akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh sebagai bagian dari penguatan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

    “Melalui kerja sama yang baik, kita dapat mewujudkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang tangguh guna mendukung Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta yang kokoh,” tegasnya.

    Kegiatan MTT Katpuan Apkowil Tersebar TA 2026 diikuti sebanyak 420 peserta yang terdiri atas pejabat Aster Kodam, Kasiter Korem, dan Pasiter Kodim dari 21 Komando Daerah Militer (Kodam) di seluruh Indonesia.

    Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara daring pada 18 hingga 20 Mei 2026 dan dibagi ke dalam tiga sektor pelaksanaan, yakni sektor Barat, Tengah, dan Timur.

    Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut didukung oleh 10 tenaga pengajar atau Gumil yang memberikan materi terkait peningkatan kemampuan aparat kewilayahan.

    Melalui pelatihan tersebut, Pusterad berharap kualitas aparat teritorial di seluruh Indonesia semakin meningkat sehingga mampu menjawab tantangan tugas pembinaan wilayah secara profesional, modern, dan responsif terhadap perkembangan situasi nasional.



    ‎Reporter: Muhamad Alviyan



    ‎Editor: Muhamad Alviyan 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini