JAGUARNEWS77.com // JAKARTA – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk yang digelar Selasa (14/4/2026) menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang mencerminkan kinerja solid sekaligus arah baru perusahaan dalam menghadapi perubahan industri pariwisata.
Mulai dari pembagian dividen, perombakan jajaran manajemen, hingga penegasan transformasi bisnis berbasis pengalaman (experience), seluruh agenda menunjukkan keseriusan Perseroan menjaga relevansi di tengah dinamika ekonomi global.
Sepanjang tahun buku 2025, Perseroan mencatat pendapatan usaha sebesar Rp1,121 triliun dengan laba bersih mencapai Rp180,19 miliar.
Capaian ini dinilai relatif stabil, terutama di tengah tekanan ekonomi global yang masih memengaruhi sektor pariwisata dan rekreasi.
Stabilitas tersebut ditopang oleh berbagai
langkah efisiensi dan inovasi, termasuk digitalisasi layanan ticketing, peningkatan kualitas fasilitas pengunjung, serta pengembangan event tematik yang mampu menjaga daya tarik kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol.
Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui pembagian dividen sebesar Rp26,05 per lembar saham dengan total nilai mencapai Rp41,6 miliar atau setara 23,13 persen dari laba bersih tahun berjalan.
Kebijakan ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada investor, sembari tetap menjaga keseimbangan antara distribusi keuntungan dan kebutuhan ekspansi.
Selain itu, RUPST juga menyepakati perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi guna memperkuat arah strategis perusahaan ke depan.
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama & Komisaris Independen: Irfan Setiaputra
Komisaris: Suharini Eliawati
Komisaris: Lies Hartono
Komisaris: Sutiyoso
Komisaris Independen: Trisni Puspitaningtyas
Dewan Direksi:
Direktur Utama: Syahmudrian Lubis
Direktur: Cahyo Satriyo Prakoso
Direktur: Daniel Nainggolan
Direktur: Eddy Prastiyo
Direktur: Rahmaniar
Perubahan ini diharapkan mampu memperkuat kepemimpinan dalam mendorong inovasi sekaligus mempercepat transformasi bisnis Perseroan.
Lebih dari sekadar forum pertanggungjawaban tahunan, RUPST 2026 menjadi titik penegasan bahwa Perseroan tengah memasuki fase transformasi krusial.
Industri pariwisata kini mengalami pergeseran fundamental, di mana pengunjung tidak lagi sekadar mencari destinasi, tetapi juga pengalaman, koneksi emosional, dan nilai dari setiap kunjungan.
Merespons perubahan tersebut, Ancol menargetkan pergeseran strategi dari sekadar kawasan wisata menjadi penyedia pengalaman terintegrasi berbasis ekosistem.
Empat fokus utama transformasi ke depan meliputi peningkatan nilai per pelanggan, optimalisasi aset dan ekosistem, pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan keputusan, serta pembangunan kolaborasi strategis guna memperkuat daya saing jangka panjang.
Transformasi ini juga menyasar aspek internal, termasuk perubahan budaya kerja dan penguatan sumber daya manusia dengan penekanan pada disiplin eksekusi.
Dengan semangat baru, Perseroan menegaskan komitmennya untuk membangun Ancol sebagai destinasi yang lebih relevan, inovatif, dan berdampak—tidak hanya bagi pengunjung dan pemegang saham, tetapi juga bagi masa depan Jakarta sebagai pusat pariwisata urban.
Langkah ini menempatkan Ancol pada posisi strategis untuk tidak sekadar bertahan, melainkan menjadi pemain utama dalam redefinisi industri rekreasi modern di Indonesia.
Reporter: Muhamad Alviyan
Editor: Muhamad Alviyan
› Dividen Dibagikan
› Kinerja Stabil
› RUPST Ancol 2026
› Transformasi Bisnis Dipercepat
RUPST Ancol 2026: Kinerja Stabil, Dividen Dibagikan, Transformasi Bisnis Dipercepat
RUPST Ancol 2026: Kinerja Stabil, Dividen Dibagikan, Transformasi Bisnis Dipercepat
BERITA NUSANTARA and 4 more
14/04/26, 21:04 WIB
Last Updated
2026-04-14T14:04:11Z
Foto: Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk yang digelar Selasa (14/4/2026) menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang mencerminkan kinerja solid sekaligus arah baru perusahaan dalam menghadapi perubahan industri pariwisata (Dok-Istimewa)
Komentar