• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    Tekan Tawuran dan Peredaran Narkoba, Polres Metro Jakarta Pusat Intensifkan Patroli Malam

    29/05/26, 18:16 WIB Last Updated 2026-05-29T11:17:02Z


    Foto: Polres Metro Jakarta Pusat mengintensifkan langkah pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui Operasi Cipta Kondisi dan patroli stasioner yang digelar di sejumlah titik rawan pada Jumat (29/5/2026) dini hari.(Dok-Istimewa)



    JAGUARNEWS77.COM // ‎Jakarta Pusat — Polres Metro Jakarta Pusat mengintensifkan langkah pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui Operasi Cipta Kondisi dan patroli stasioner yang digelar di sejumlah titik rawan pada Jumat (29/5/2026) dini hari.

    Dalam operasi tersebut, aparat kepolisian mengamankan delapan orang yang diduga terkait penyalahgunaan narkotika dan peredaran obat-obatan keras.

    Operasi yang berlangsung sejak pukul 01.00 WIB hingga 03.30 WIB itu melibatkan sebanyak 164 personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat bersama jajaran polsek.

    Kegiatan difokuskan pada wilayah yang dinilai rawan tawuran, peredaran narkoba, aksi kriminalitas jalanan, hingga penggunaan kendaraan tanpa dokumen resmi.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, operasi rutin tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga situasi tetap aman dan kondusif, terutama pada jam-jam rawan menjelang dini hari.

    “Operasi cipta kondisi ini merupakan langkah preventif dan penegakan hukum untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

    Kami fokus pada pencegahan tawuran, penyalahgunaan narkoba, peredaran obat keras, serta kendaraan yang diduga terkait tindak kejahatan,” kata Reynold dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).

    Dalam operasi tersebut, Polsek Metro Tanah Abang mengamankan tiga orang.

    Salah satunya pria berinisial FAS yang diduga membawa 20 plastik klip sintetis.

    Dari tangan FAS, polisi turut menyita dua unit telepon genggam dan uang tunai sebesar Rp297 ribu yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

    Selain itu, petugas juga mengamankan seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa satu lempeng obat tramadol tanpa izin resmi.

    Tramadol termasuk obat keras yang penggunaannya harus berdasarkan resep dokter karena berpotensi disalahgunakan.

    Sementara itu, jajaran Polsek Metro Menteng mengamankan tiga orang lainnya terkait dugaan kepemilikan obat keras daftar G dan ganja kering.

    Polisi juga menyita tujuh unit sepeda motor tanpa surat kendaraan maupun tanpa pelat nomor yang ditemukan saat patroli berlangsung.

    Di wilayah Cempaka Putih, petugas mendapati seorang pria berinisial P membawa lima butir obat yang diduga jenis eksimer.

    Obat tersebut termasuk dalam kategori obat keras yang kerap disalahgunakan dan dapat menimbulkan efek berbahaya apabila dikonsumsi tanpa pengawasan medis.

    Sedangkan di kawasan Johar Baru, aparat mengamankan pria berinisial RR yang diduga membawa narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,26 gram.

    Polisi juga menyita satu unit sepeda motor Honda PCX yang digunakan pelaku saat diamankan.

    Selain menindak dugaan penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan keras, patroli gabungan juga menyasar kendaraan roda dua tanpa dokumen resmi maupun tanpa pelat nomor yang dicurigai berkaitan dengan tindak kriminalitas jalanan seperti pencurian kendaraan bermotor dan aksi tawuran.

    Kapolres Reynold menegaskan bahwa seluruh orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di masing-masing polsek guna pengembangan lebih lanjut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan peredaran narkoba maupun obat keras ilegal.

    “Kami akan terus meningkatkan patroli dan operasi rutin di wilayah Jakarta Pusat, terutama pada jam-jam rawan, untuk menekan peredaran narkoba dan potensi gangguan kamtibmas lainnya,” ujarnya.

    Menurut Reynold, operasi serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah preventif sekaligus penegakan hukum guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jakarta Pusat yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat cukup tinggi.

    Di sisi lain, kepolisian juga mengimbau masyarakat agar ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan aktivitas mencurigakan, peredaran narkoba, maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya.

    “Masyarakat dapat memanfaatkan layanan kepolisian melalui call center 110 untuk melaporkan gangguan keamanan maupun membutuhkan bantuan polisi,” tutup Reynold.


    ‎Reporter: Muhamad Alviyan



    ‎Editor: Muhamad Alviyan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini