JAGUARNEWS77.com // Tangerang – Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di Indonesia melalui penguatan sinergi antara buruh dan pengusaha.
Hal itu disampaikan usai menghadiri kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H bersama keluarga besar KSPSI AGN di PT KMK Global Sports, Tangerang, Selasa (14/4).
Dalam keterangannya, Kapolri menyebut kegiatan Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi pasca-Lebaran, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas dan mempererat silaturahmi antara Polri dan kalangan buruh.
Menurutnya, kebersamaan lintas sektor menjadi kunci menghadapi tantangan global yang kian kompleks.
Ia menyoroti kondisi geopolitik internasional, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah, yang berpotensi memberikan dampak terhadap stabilitas ekonomi global dan nasional.
Oleh karena itu, Indonesia dinilai harus siap menghadapi dinamika tersebut dengan memperkuat ketahanan dalam negeri.
“Situasi global yang tidak menentu tentu akan berdampak pada kondisi dalam negeri.
Karena itu, kita harus bersatu dan memastikan Indonesia mampu menghadapi tantangan tersebut,” ujar Sigit.
Kapolri menekankan bahwa salah satu langkah penting adalah menjaga stabilitas iklim investasi.
Indonesia, kata dia, memiliki keunggulan berupa sumber daya alam yang melimpah serta jumlah sumber daya manusia yang besar dan kompetitif.
Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan kondisi yang aman dan kondusif bagi investor.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara buruh dan pengusaha sebagai fondasi utama dalam menciptakan stabilitas industri.
Dengan hubungan industrial yang harmonis, diharapkan kepercayaan investor terhadap Indonesia semakin meningkat.
“Kita sepakat untuk terus mendorong agar pengusaha dan buruh bisa bersinergi, sehingga iklim investasi tetap terjaga dengan baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolri berharap setiap potensi konflik atau sengketa industrial dapat diselesaikan secara dialogis dan konstruktif antara perusahaan dan serikat pekerja.
Penyelesaian yang baik, menurutnya, akan menjadi bukti kepada dunia bahwa Indonesia mampu menjaga stabilitas hubungan industrial.
“Ini penting untuk menunjukkan bahwa Indonesia mampu menyelesaikan persoalan industrial secara baik dan profesional,” tambahnya.
Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei mendatang, Sigit juga mengajak seluruh elemen buruh untuk merayakannya secara aman, tertib, dan damai.
Ia memastikan Polri akan menjamin kebebasan berpendapat sebagai bagian dari hak demokratis masyarakat.
Kapolri berharap peringatan May Day dapat menjadi ajang menunjukkan kekompakan antara buruh, pengusaha, dan pemerintah dalam membangun ekonomi nasional yang kuat dan berdaya saing.
“Mari kita rayakan May Day dengan aman dan tertib. Kita tunjukkan kepada dunia bahwa buruh Indonesia dan pengusaha Indonesia kompak serta siap mendukung masuknya investasi ke Tanah Air,” pungkasnya.
Reporter: Muhamad Alviyan
Editor: Muhamad Alviyan