JAGUARNEWS77.com // Bekasi – Aparat kepolisian berhasil menggagalkan aksi seorang pria yang diduga hendak mengakhiri hidupnya di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan Mega Bekasi Hypermall, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Kamis (19/3/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.35 WIB, saat situasi menjelang malam Hari Raya Idulfitri.
Informasi awal diterima oleh jajaran Pos Pelayanan (Posyan) Mega Bekasi Hypermall mengenai adanya seorang pria yang berada di atas JPO dalam kondisi mencurigakan dan berpotensi membahayakan dirinya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro bersama pejabat utama dan personel langsung bergerak menuju lokasi.
Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati pria tersebut masih berada di atas JPO dengan kondisi yang mengkhawatirkan.
Alih-alih melakukan tindakan represif, polisi memilih pendekatan persuasif dan humanis.
Petugas berupaya berkomunikasi secara intens dengan pria tersebut, membangun kepercayaan, serta menenangkan situasi agar yang bersangkutan bersedia turun dengan aman.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 00.10 WIB, Jumat (20/3/2026), pria berinisial A.B.P itu akhirnya berhasil diyakinkan untuk turun dan langsung diamankan ke Posyan Mega Bekasi Hypermall guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menegaskan bahwa keselamatan jiwa menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan situasi darurat.
“Kami bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Alhamdulillah, yang bersangkutan berhasil diselamatkan dengan selamat melalui pendekatan persuasif dan humanis,” ujarnya.
Polisi juga memastikan bahwa pria tersebut akan mendapatkan pendampingan lanjutan sesuai kebutuhan, termasuk pemeriksaan kondisi psikologis guna mencegah kejadian serupa terulang.
Di sisi lain, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kondisi darurat di lingkungan sekitar.
Laporan dapat disampaikan melalui layanan kepolisian 110 yang siaga 24 jam.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial dan respons cepat dalam situasi krisis, terutama di momen-momen sensitif seperti menjelang hari besar keagamaan, di mana tekanan emosional dapat meningkat pada sebagian individu.
Reporter: Muhamad Alviyan
Editor: Muhamad Alviyan