• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    Monitoring Nasional Malam Takbiran, Kapolri Kerahkan 72 Ribu Personel untuk Pengamanan Idulfitri 2026, agar berjalan Optimal dan Kondusif di Seluruh Wilayah Indonesia

    20/03/26, 23:46 WIB Last Updated 2026-03-20T16:46:57Z


    ‎Foto: Kapolri Kerahkan 72 Ribu Personel untuk Pengamanan malam takbiran dan Idulfitri 2026 (Dok-Istimewa)


    ‎JAGUARNEWS77.com // Sumatera Utara – Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, memastikan kesiapan pengamanan rangkaian perayaan Idulfitri 1447 Hijriah berjalan optimal dan kondusif di seluruh wilayah Indonesia.

    Hal itu disampaikan saat melakukan monitoring malam takbiran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka, Medan, Jumat (20/3/2026) malam.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolri memantau secara virtual pelaksanaan pengamanan dan pelayanan malam takbiran di berbagai daerah.

    Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari takbir keliling hingga Salat Idulfitri, harus berlangsung aman dengan dukungan penuh aparat.

    “Malam ini sampai dengan besok kita melaksanakan rangkaian kegiatan, mulai dari takbir keliling di seluruh Indonesia yang harus diamankan dengan melibatkan kurang lebih 72.016 personel,” ujar Sigit.

    Selain pengamanan malam takbiran, Kapolri juga memberikan instruksi khusus kepada seluruh jajaran untuk memastikan pelaksanaan Salat Idulfitri berjalan tertib dan lancar.

    Tak hanya itu, kegiatan lanjutan seperti halal bihalal dan aktivitas masyarakat pasca-Lebaran juga menjadi fokus pengamanan.

    “Besok akan dilaksanakan Salat Id di seluruh wilayah Indonesia. Setelah itu ada tradisi halal bihalal dan kegiatan lainnya yang tentunya juga harus kita amankan,” tambahnya.

    Di sisi lain, Polri bersama stakeholder terkait telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026.

    Berdasarkan prediksi, lonjakan arus balik akan terjadi pada 24–25 Maret serta gelombang kedua pada 28–29 Maret 2026.

    Untuk mengurai kepadatan lalu lintas, berbagai strategi rekayasa telah disiapkan, mulai dari sistem ganjil-genap, contraflow, hingga penerapan one way baik lokal maupun nasional.

    “Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengantisipasi potensi kemacetan akibat peningkatan volume kendaraan,” jelas Sigit.

    Kapolri juga mengungkapkan adanya tren positif pada arus mudik tahun ini.

    Data menunjukkan penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 3,23 persen, serta penurunan angka fatalitas korban meninggal dunia hingga 24,61 persen dibandingkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2025.


    Atas capaian tersebut, Sigit menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berkontribusi dalam menjaga ketertiban selama periode mudik.

    Meski demikian, ia tetap mengingatkan para pemudik untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan, termasuk memanfaatkan rest area dan pos pelayanan yang telah disediakan.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati di jalan, jangan terburu-buru, manfaatkan rest area dan pos terpadu untuk beristirahat agar perjalanan tetap aman,” tutupnya.

    Pengamanan terpadu ini diharapkan mampu menciptakan suasana Idulfitri yang aman, nyaman, dan penuh khidmat bagi seluruh masyarakat Indonesia.



    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Muhamad Alviyan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini