• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    Respons Kabar Daya Listrik 450 VA Mau Dihapus, Menteri ESDM: Jadi Sensitif

    17/09/22, 07:24 WIB Last Updated 2022-09-17T00:24:04Z

    JAGUARNEWS77.com # Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut wacana pengalihan pelanggan listrik rumah tangga 450 VA menjadi 900 VA kurang tepat diimplementasikan saat ini.
    Alasannya karena peningkatan ke daya listrik 900 VA berpotensi meningkatkan penggunaan listrik yang sejalan dengan peningkatan biaya.


    "Kalau daya listrik naik pasti akan ada dampaknya. Otomatis pembayarannya yang mengikuti 900 VA. Nah itu kan nggak jelas, apalagi dikemukakan pada saat seperti ini, jadi sensitif," ujar Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (16/9/2022).


    Menurut Arifin pemerintah sedang fokus mengupayakan perbaikan tepatnya sasaran subsidi listrik 450 VA. Jadi pembaharuan data akan dilakukan dengan hati-hati serta mempertimbangkan kondisi masyarakat secara nasional.


    "Kami sedang proses mengarah itu supaya betul-betul menerima dan membutuhkan dapat manfaatnya," jelas dia.


    Dia menambahkan pandemi COVID-19 dan perubahan kondisi sosial, telah mengubah data subsidi listrik 450 VA.


    "Kita sudah petakan, tapi kita sudah update lagi. Karena dengan kejadian pandemi COVID, kondisi sekarang ini, kan pasti berubah. Harus ada yang kita update," jelasnya.


    Kementerian ESDM telah memetakan data pembaruan subsidi listrik dengan tetap mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.


    Selanjutnya, data tersebut akan diverifikasi ulang di lapangan. Upaya ini dilakukan sesuai dengan rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)


    Sumber artikel detikfinance, judul: "Respons Kabar Daya Listrik 450 VA Mau Dihapus, Menteri ESDM: Jadi Sensitif" (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini