JAGUARNEWS77.com // Bandung — Momentum peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 menjadi refleksi penting atas peran strategis insan pers dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Praktisi hukum Hendri Yudi, S.H., M.H., menyampaikan dukungan serta apresiasi mendalam kepada seluruh insan pers di Tanah Air yang dinilainya konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial, penyampai informasi, sekaligus penjaga nilai demokrasi.
Menurut Hendri, pers memiliki posisi sentral sebagai “jendela dunia” yang membuka cakrawala informasi bagi masyarakat.
Melalui kerja jurnalistik, publik dapat mengetahui berbagai peristiwa, baik yang terjadi di tingkat global maupun kejadian kecil di lingkungan terdekat.
“Pers merupakan wadah untuk membuka jendela dunia. Dari pers, kita bisa mengetahui segala informasi, sejauh dan sekecil apa pun peristiwa yang terjadi.
Pers membuat masyarakat tetap terhubung dengan dinamika zaman,” ujar Hendri dalam keterangannya, Senin (9/2/2026).
Ia menegaskan, fungsi pers tidak hanya sebatas menyampaikan berita, tetapi juga membentuk kesadaran publik.
Di tengah kompleksitas persoalan sosial, politik, dan hukum, pers berperan sebagai penyeimbang kekuasaan sekaligus sarana edukasi masyarakat.
Namun demikian, Hendri juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi pers di era digital saat ini.
Derasnya arus informasi, maraknya hoaks, serta kecenderungan pemberitaan sensasional dinilai dapat menggerus kepercayaan publik apabila tidak diimbangi dengan profesionalisme dan etika jurnalistik.
“Di sinilah peran pers yang sesungguhnya diuji. Pers tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga akurat, berimbang, dan berlandaskan etika jurnalistik.
Informasi yang disampaikan harus dapat dipercaya, bukan sekadar mengejar sensasi,” tegasnya.
Sebagai alumni Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Lemhannas RI Angkatan 219, Hendri memandang pers sebagai elemen strategis dalam menjaga nilai kebangsaan, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, pers yang sehat akan melahirkan masyarakat yang kritis, cerdas, namun tetap beradab.
“Pers bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kesadaran publik, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.
Dalam kapasitasnya sebagai Senior Partner pada kantor hukum Akhyari Hendri & Partners sekaligus pengurus Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) DPC Bandung di bidang Pusat Bantuan Hukum, Hendri mengaku kerap bersinggungan langsung dengan kerja-kerja jurnalistik, khususnya dalam pengawalan isu hukum dan keadilan.
Ia menilai, sinergi antara insan pers dan praktisi hukum merupakan keniscayaan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas publik.
Meski memiliki peran dan pendekatan yang berbeda, keduanya memiliki tujuan yang sama, yakni menegakkan kebenaran dan keadilan.
“Pers dan praktisi hukum sejatinya berada di barisan yang sama. Pers mengawal kebenaran melalui pemberitaan, sementara kami mengawal melalui jalur hukum. Sinergi ini penting agar keadilan dapat dirasakan masyarakat secara luas,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Hendri juga menyampaikan penghargaan kepada insan pers yang selama ini tetap teguh menjalankan tugasnya meski dihadapkan pada berbagai tekanan, baik secara ekonomi, politik, maupun keamanan.
Ia mengakui, kerja jurnalistik bukanlah pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan keberanian, integritas, dan komitmen tinggi untuk tetap independen dalam menyampaikan fakta kepada publik.
“Terima kasih kepada rekan-rekan insan pers yang telah bekerja dengan dedikasi tinggi, keberanian, dan integritas. Pers yang independen dan profesional adalah fondasi penting bagi negara hukum dan demokrasi yang sehat,” tuturnya.
Menutup pernyataannya, Hendri berharap peringatan Hari Pers Nasional ke-80 tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi momentum refleksi bersama bagi insan pers, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kebebasan pers yang bertanggung jawab.
“Selamat Hari Pers Nasional. Semoga pers Indonesia semakin maju, berintegritas, dan tetap menjadi suara kebenaran bagi bangsa,” pungkasnya.
Reporter: Muhamad Alviyan
Editor: Muhamad Alviyan