• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    BRI-BNI-Mandiri Bantu Garuda 'Survive',Tenor Utang Jadi 2026

    27/06/21, 17:30 WIB Last Updated 2021-06-27T10:30:57Z
    Garuda Indonesia Luncurkan Livery Pesawat
    Foto: Garuda Indonesia Luncurkan Livery Pesawat


    JAGUARNEWS77.com # Jakarta - Maskapai BUMN, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mulai mendapatkan kabar baik persetujuan restrukturisasi pinjaman perusahaan sebagai bagian dari upaya penyelamatan perusahaan.


    Terbaru, Garuda mendapatkan perpanjangan pinjaman bank dari tiga bank BUMN Himbara (Himpunan Bank-bank Milik Negara) yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).


    Hal ini diketahui melalui surat yang dikirimkan perusahaan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam keterbukaan informasi Bursa.


    Surat itu bertanggal 25 Juni 2021 dengan perihal 'Tanggapan Garuda Indonesia terhadap Surat BEI No. S-04231/BEI.PP2/06-2021. Surat itu ditandatangani oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda, Prasetio.


    Dalam surat itu, Prasetio menjelaskan bahwa proses negosiasi untuk perpanjangan atau restrukturisasi pinjaman bank dilakukan dengan seluruh kreditor dengan beberapa hasil yang diperoleh berdasarkan persetujuan bank tersebut, antara lain Bank BRI dan BNI.


    "Kedua bank ini setuju untuk mengkonversi sebagian pinjaman jangka pendek menjadi pinjaman jangka panjang dengan jatuh tempo pada 2026," katanya dalam keterbukaan informasi tersebut, dikutip Minggu (27/6).


    Sementara itu, Bank Mandiri memberikan persetujuan restrukturisasi pinjaman melalui perpanjangan pinjaman sampai dengan Desember 2021 dan menangguhkan kewajiban clean-up pinjaman.


    Di sisi lain, Prasetio juga menjelaskan perkembangan restrukturisasi dengan kreditor lainnya.


    "Adapun bank-bank non-Himbara, setuju untuk memberikan perpanjangan pinjaman," katanya.


    Dia menjelaskan bahwa skema restrukturisasi yang akan ditawarkan Garuda kepada masing-masing kreditor saat ini sedang dalam proses diskusi


    "Perseroan dan konsultan-konsultan pendukung dengan mengupayakan opsi terbaik yang akan dikaji untuk kepentingan perseroan dan seluruh stakeholders," katanya.


    Prasetio juga mengatakan upaya perseroan untuk memulihkan kesehatan dan profitabilitas kini didukung oleh upaya penuh tim konsultan perseroan, termasuk di dalamnya Guggenheim Securities dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penasihat keuangan.


    Perseroan juga menunjuk Cleary Gottlieb Steen & Hamilton dan Assegaf Hamzah & Partners sebagai penasihat hukum dan McKinsey sebagai penasihat bisnis.


    "Bersama dengan manajemen internal perseroan, tim ini akan fokus untuk membantu kami dalam menghadapi tantangan luar biasa akibat pandemi Covid-19 termasuk skema atas penyelesaian utang perseroan," jelasnya.



    Saksikan video di bawah ini:


    Garuda Indonesia, Sudah Jatuh Tertimpa Tangga



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini