• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    ‎Polda Bali Kerahkan 744 Personel Amankan Dua Agenda Internasional di Nusa Dua

    18/09/26, 17:11 WIB Last Updated 2026-09-18T10:11:29Z

    Foto: Polda Bali mengerahkan sebanyak 744 personel untuk mengamankan dua agenda kepolisian berskala internasional yang akan berlangsung di kawasan Nusa Dua, Bali (Dok-Istimewa).




    ‎JAGUARNEWS77.COM // BALI — Polda Bali mengerahkan sebanyak 744 personel untuk mengamankan dua agenda kepolisian berskala internasional yang akan berlangsung di kawasan Nusa Dua, Bali. Kesiapan pengamanan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Gapura Agung IV-2026 yang dipimpin langsung Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., Jumat (18/9/2026).

    ‎Operasi pengamanan tersebut dipersiapkan untuk mengawal pelaksanaan 63rd International Association of Women Police (IAWP) Training Conference yang dijadwalkan berlangsung pada 20–24 September 2026 di Hotel The Westin Nusa Dua.

    ‎Selain itu, personel juga disiapkan untuk mengamankan 14th Senior Officer Meeting (SOM) antara Polri dan Australian Federal Police (AFP) yang berlangsung pada 20–22 September 2026.

    ‎Apel gelar pasukan berlangsung di Mako Polda Bali dan dihadiri Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., para Pejabat Utama Polda Bali, Kapolresta Denpasar, Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, serta seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Gapura Agung IV-2026.

    ‎Dalam arahannya, Kapolda Bali menyampaikan bahwa konferensi IAWP dijadwalkan diikuti 464 perwakilan Polisi Wanita dari 43 negara.

    ‎Sejumlah pejabat negara dan tokoh nasional juga dijadwalkan menghadiri agenda tersebut, di antaranya Kapolri, Ketua DPR RI, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Ketua Bhayangkari Pusat, Ketua Komnas HAM, serta Ketua PP Polri.

    ‎Sementara itu, agenda SOM ke-14 menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama strategis antara Polri dan Australian Federal Police (AFP), khususnya dalam konteks hubungan kelembagaan kepolisian kedua negara.

    ‎744 Personel Diterjunkan
    ‎Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar, Polda Bali menyiapkan 744 personel dalam Operasi Gapura Agung IV-2026.

    ‎Operasi tersebut berlangsung selama lima hari, mulai 20 hingga 24 September 2026. Struktur operasi dipimpin Dirsamapta Polda Bali selaku Kepala Operasi (Kaops), dengan Kabidkeu Polda Bali sebagai Wakil Kepala Operasi (Wakaops).

    ‎Kapolda Bali mengatakan, pengamanan tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan kegiatan, tetapi juga harus memperhatikan aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata yang menjadi bagian penting dari kehidupan Bali.

    ‎Menurutnya, personel harus mampu menjalankan tugas secara profesional dan humanis sehingga pengamanan agenda internasional tidak menimbulkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat maupun wisatawan.

    ‎“Apel gelar pasukan ini menjadi sarana konsolidasi untuk menyamakan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak. Seluruh personel harus berada dalam satu sistem pengamanan, satu garis koordinasi, dan satu tujuan: menjamin keamanan serta kelancaran rangkaian kegiatan IAWP dan SOM,” tegas Daniel.

    ‎Polwan Ditempatkan di Posisi Strategis
    ‎Dalam operasi kali ini, penempatan Polisi Wanita (Polwan) pada sejumlah posisi strategis pengamanan juga menjadi perhatian.

    ‎Kapolda menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari komitmen terhadap kesetaraan gender di lingkungan Polri, khususnya dalam pelaksanaan tugas kepolisian di Polda Bali.

    ‎Keterlibatan Polwan diharapkan dapat mendukung kebutuhan pengamanan kegiatan yang dihadiri ratusan perwakilan Polisi Wanita dari berbagai negara.

    ‎Di sisi lain, seluruh personel tetap dituntut memahami tugas dan kewenangan masing-masing agar pelaksanaan pengamanan tidak tumpang tindih dan seluruh potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.

    ‎Lima Instruksi Kapolda Bali
    ‎Menjelang pelaksanaan operasi, Kapolda Bali memberikan lima instruksi yang menjadi pedoman bagi seluruh personel yang bertugas di lapangan.

    ‎Pertama, personel diminta memahami SOP dan bertindak humanis. Kapolda menekankan agar operasi tidak dianggap sebagai tugas rutin biasa. Setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawab sesuai prosedur serta memberikan pelayanan secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab.

    ‎Kedua, personel diminta mengoptimalkan deteksi dini dan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan keamanan. Koordinasi antarsatuan tugas harus diperkuat dan setiap perkembangan di lapangan wajib dilaporkan secara berjenjang.

    ‎Ketiga, Perwira Pengendali (Padal) diminta melakukan pengawasan terhadap personel secara berkala. Pengawasan tersebut diperlukan untuk memastikan seluruh anggota melaksanakan tugas sesuai ketentuan dan posisi yang telah ditetapkan.

    ‎Keempat, Kapolda meminta seluruh jajaran mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, termasuk sarana pengawasan dan pemantauan melalui Command Center Polda Bali.

    ‎Kelima, seluruh personel diminta menjaga integritas dan nama baik institusi. Kesehatan, disiplin, kekompakan, serta kehormatan institusi harus menjadi perhatian selama pelaksanaan operasi.

    ‎“Setiap personel merupakan representasi wajah Polri dan Indonesia di mata dunia, sehingga wajib menghindari tindakan yang mencederai kepercayaan publik,” tegasnya.

    ‎Bali sebagai Wajah Indonesia
    ‎Daniel menegaskan bahwa pelaksanaan dua agenda internasional tersebut memiliki arti penting karena berlangsung di Bali yang menjadi salah satu destinasi internasional Indonesia.

    ‎Karena itu, pengamanan tidak hanya menyangkut keamanan para peserta dan tamu kegiatan, tetapi juga bagaimana seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat serta sektor pariwisata.

    ‎Kapolda meminta seluruh personel menjaga komunikasi, koordinasi, serta kekompakan selama bertugas.

    ‎“Bali merupakan wajah Indonesia di mata dunia. Oleh karena itu, berikan pengamanan yang optimal, profesional, dan humanis,” ujarnya.

    ‎Dengan apel gelar pasukan tersebut, Polda Bali memastikan seluruh unsur yang terlibat dalam Operasi Gapura Agung IV-2026 memahami tugas, tanggung jawab, pola koordinasi, serta langkah antisipasi selama pengamanan dua agenda internasional tersebut.

    ‎“Selamat bertugas, jaga kesehatan dan kekompakan. Semoga Tuhan senantiasa melindungi kita semua,” tutup Irjen Daniel Adityajaya.





    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Alvin

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini