• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    Kapolri Cup Shooting Championship 2026 Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Pemerintah, Media, dan Masyarakat

    25/07/26, 20:06 WIB Last Updated 2026-07-25T13:06:25Z

    Foto: Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menegaskan bahwa Kapolri Cup Shooting Championship 2026 bukan sekadar ajang kompetisi olahraga menembak, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkuat sinergitas, kolaborasi, dan kemitraan antara Polri dengan berbagai elemen bangsa.(Dok-Istimewa)








    JAGUARNEWS77.COM // JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menegaskan bahwa Kapolri Cup Shooting Championship 2026 bukan sekadar ajang kompetisi olahraga menembak, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkuat sinergitas, kolaborasi, dan kemitraan antara Polri dengan berbagai elemen bangsa.

    Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat membuka rangkaian kegiatan Kapolri Cup Shooting Championship 2026 di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso, Korps Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Sabtu (25/7/2026).

    Kejuaraan yang berlangsung selama empat hari, mulai 23 hingga 26 Juli 2026, diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan.

    Selain personel TNI dan Polri, kompetisi ini juga melibatkan kementerian dan lembaga, anggota DPR RI, komunitas olahraga menembak, atlet profesional, masyarakat umum, hingga pimpinan redaksi dan insan media.

    Kapolri menjelaskan bahwa kehadiran berbagai unsur tersebut memang menjadi bagian dari konsep penyelenggaraan kejuaraan, yakni membangun ruang kebersamaan sekaligus mempererat komunikasi lintas institusi.

    "Memang sengaja kita mengundang mitra-mitra kita dari kementerian lembaga hingga DPR, untuk bersama-sama mengikuti kejuaraan, di samping itu juga tentunya untuk meningkatkan sinergitas. 

    Bahkan juga teman-teman media hingga pimpinan redaksi juga ikut," ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

    Menurutnya, sinergi yang telah terjalin selama ini perlu terus dipelihara melalui berbagai kegiatan positif, termasuk olahraga. Dengan demikian, hubungan antarlembaga tidak hanya terbangun dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga melalui interaksi yang lebih cair dan penuh semangat kebersamaan.

    "Ini juga bagian dari upaya kita terus untuk membangun sinergitas, membantu kerja sama dan kemitraan yang selama ini sudah berjalan dengan baik, dan juga diikuti oleh kesatuan-kesatuan, baik dari TNI, Polri, dan juga masyarakat umum dan ada beberapa yang juga atlet," jelasnya.

    Selain menjadi wadah mempererat hubungan antarlembaga, Kapolri menekankan bahwa kejuaraan tersebut memiliki nilai strategis dalam meningkatkan profesionalisme personel Polri, khususnya dalam keterampilan penggunaan senjata api yang merupakan salah satu kompetensi penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

    Menurut Kapolri, kemampuan tersebut harus terus diasah melalui latihan yang terukur agar personel mampu bertindak secara tepat, akurat, dan profesional ketika menghadapi situasi yang memerlukan penggunaan senjata api sesuai prosedur hukum yang berlaku.

    "Selain sinergitas yang kita bangun tentunya juga ini bagian dari upaya untuk melatih keterampilan, khususnya bagi anggota untuk betul-betul bisa mempersiapkan diri, karena memang memiliki tugas yang kadang-kadang juga harus menggunakan senjata," katanya.

    Ia menambahkan, peningkatan kemampuan teknis personel merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan setiap tindakan di lapangan dilakukan secara profesional, proporsional dan bertanggung jawab.

    Tak hanya berorientasi pada pembinaan personel, Kapolri Cup Shooting Championship 2026 juga menjadi bagian dari pembinaan prestasi olahraga menembak nasional. 

    Kejuaraan ini diharapkan menjadi ajang pemanasan sekaligus evaluasi bagi para atlet sebelum berlaga pada berbagai kompetisi tingkat nasional maupun internasional.

    "Di satu sisi juga, kita juga mempersiapkan atlet-atlet saya kira untuk menjadi salah satu ajang event mereka sebelum mereka mengikuti berbagai macam lomba, baik di tingkat nasional maupun internasional," ungkap Kapolri.

    Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia mempertandingkan berbagai nomor dalam kategori IPSC (International Practical Shooting Confederation) dan Non-IPSC, yang mencakup kelas handgun maupun Pistol Caliber Carbine (PCC). Selain itu, terdapat pula kategori Tembak Presisi yang mempertandingkan nomor individu dan beregu dengan peserta dari berbagai jenjang kepangkatan personel Polri.

    Ragam kategori tersebut dirancang untuk menguji kemampuan teknis para peserta, mulai dari ketepatan menembak, kecepatan, konsistensi, hingga kemampuan mengambil keputusan secara cepat dalam berbagai simulasi pertandingan. Para pemenang di setiap nomor akan memperoleh penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih selama kompetisi.

    Kapolri berharap kejuaraan ini dapat terus menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan atlet-atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat hubungan harmonis antara Polri dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, TNI, komunitas olahraga, media, dan masyarakat.

    "Ini adalah acara kita bersama, dari kita semua dan untuk kita semua," tutur Kapolri.

    Ia juga menegaskan bahwa Kapolri Cup Shooting Championship 2026 merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus menjadi simbol semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam mendukung pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

    "Ini bisa menyemarakkan rangkaian Hari Bhayangkara yang sedang kita laksanakan," pungkas Kapolri




    Reporter: Muhamad Alviyan


    Editor: Alvin
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini