• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    Polri Jadikan E-Sport Kapolri Cup 2026 Ruang Positif Bagi Generasi Digital

    07/06/26, 13:46 WIB Last Updated 2026-06-07T06:46:37Z

    Foto: Dunia digital kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari generasi muda Indonesia.(Dok-Istimewa)

    JAGUARNEWS77.COM // JAKARTA – Dunia digital kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari generasi muda Indonesia. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan industri gim elektronik, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memilih pendekatan yang lebih adaptif dengan merangkul komunitas digital melalui penyelenggaraan E-Sport Kapolri Cup 2026.

    Kompetisi yang resmi dibuka dalam rangkaian Munas IESPA 2026 Symphony of Victory di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (6/6/2026), menjadi simbol transformasi cara Polri membangun kedekatan dengan generasi muda.

    Tidak lagi terbatas pada pendekatan konvensional, Polri kini hadir di ruang yang akrab dengan kehidupan anak muda, yakni dunia digital dan e-sport.

    Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Jhonny Eddizon Isir, bersama Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Adex Yudiswan. 

    Kehadiran para pelaku industri e-sport, komunitas digital, hingga influencer menunjukkan besarnya perhatian terhadap perkembangan ekosistem e-sport nasional.

    Brigjen Pol. Adex Yudiswan menilai bahwa e-sport saat ini telah berkembang menjadi industri yang memiliki nilai ekonomi, pendidikan, dan prestasi. Oleh sebab itu, potensi besar yang dimiliki generasi muda perlu diarahkan melalui kegiatan yang positif dan produktif.

    Menurutnya, kompetisi ini tidak hanya bertujuan mencari pemenang, tetapi juga membangun karakter generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak.

    “E-sport bukan hanya soal bermain gim. Di dalamnya ada kerja sama tim, strategi, disiplin, komunikasi, hingga kemampuan mengambil keputusan secara cepat.

    Nilai-nilai inilah yang ingin kami dorong melalui kompetisi ini,” ujar Adex.
    ‎Lebih jauh, Polri memanfaatkan momentum E-Sport Kapolri Cup sebagai media edukasi publik. Sejumlah isu penting seperti penyalahgunaan narkoba, keamanan data pribadi, dan perundungan siber menjadi pesan utama yang terus disampaikan kepada peserta maupun komunitas digital.

    Langkah tersebut dinilai relevan mengingat tingginya aktivitas generasi muda di internet yang juga berpotensi menghadapi berbagai ancaman kejahatan siber.

    Dengan pendekatan yang dekat dengan keseharian anak muda, pesan-pesan edukatif diharapkan lebih mudah diterima.

    Tema “Dream to Become” yang diusung dalam kompetisi ini menjadi refleksi dari semangat untuk mengubah mimpi menjadi pencapaian nyata.

    Tema tersebut sekaligus mengajak generasi muda untuk memandang e-sport sebagai sarana pengembangan diri, bukan sekadar hiburan.

    Kompetisi akan berlangsung secara bertahap mulai dari tingkat Polres, Polda, hingga tingkat nasional di Mabes Polri pada Juli mendatang. Beragam kategori dipertandingkan, mulai dari Mobile Legends: Bang Bang, lomba cosplay dan defile, hingga kompetisi bagi para kreator konten, KOL, dan influencer.

    Keikutsertaan berbagai elemen komunitas digital menunjukkan bahwa ekosistem e-sport kini tidak hanya melibatkan pemain profesional, tetapi juga para kreator yang berperan besar dalam membentuk budaya digital masyarakat.

    Melalui E-Sport Kapolri Cup 2026, Polri berupaya mempertegas perannya bukan hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga mitra generasi muda dalam menghadapi tantangan era digital.

    Dengan memadukan kompetisi, edukasi, dan pembinaan karakter, Polri berharap dapat melahirkan talenta-talenta baru yang mampu membawa nama Indonesia bersaing di panggung e-sport dunia sekaligus menjadi pengguna teknologi yang cerdas, bertanggung jawab, dan berintegritas.



    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Alvin






    Komentar

    Tampilkan

    Terkini