JAGUARNEWS77.COM // JAKARTA – Semangat menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan global menjadi pesan utama dalam Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar Polda Metro Jaya di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (1/6/2026).
Upacara yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut diikuti jajaran pejabat utama dan personel kepolisian.
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi.
Dalam amanat yang disampaikan, Hari Lahir Pancasila dipandang sebagai momentum strategis untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan.
Pancasila disebut tetap relevan sebagai dasar negara sekaligus panduan moral dalam menghadapi perubahan zaman yang semakin kompleks.
“Hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” kata Brigjen Pol Dekananto saat membacakan pidato Kepala BPIP.
Tema peringatan tahun ini, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia,” menegaskan posisi Pancasila sebagai kekuatan yang tidak hanya menjaga keutuhan nasional, tetapi juga memiliki kontribusi bagi terciptanya perdamaian global.
Dalam pidato tersebut dijelaskan bahwa dunia saat ini menghadapi berbagai tantangan besar, mulai dari perkembangan teknologi yang begitu cepat, ketidakpastian geopolitik, konflik antarnegara, hingga ancaman perpecahan akibat penyebaran informasi yang tidak terkendali.
Dalam kondisi tersebut, Pancasila dinilai menjadi jangkar moral yang mampu menjaga arah perjalanan bangsa.
Pancasila disebut sebagai bintang penuntun yang mengarahkan Indonesia untuk tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, toleransi, keadilan, dan persatuan.
Nilai-nilai tersebut dianggap semakin penting ketika masyarakat dihadapkan pada berbagai perbedaan pandangan, kepentingan, maupun latar belakang sosial budaya.
Tak hanya dalam kehidupan berbangsa, nilai Pancasila juga dinilai memiliki peran dalam hubungan internasional.
Indonesia, melalui politik luar negeri bebas aktif, terus mendorong penyelesaian berbagai persoalan dunia melalui dialog dan kerja sama yang damai.
“Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini,” ujar Wakapolda.
Dalam kesempatan tersebut, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
Pengamalan nilai-nilai Pancasila tidak cukup berhenti pada slogan, melainkan harus tercermin dalam tindakan nyata, baik dalam kehidupan sosial, pelayanan publik, maupun proses pengambilan kebijakan.
Polda Metro Jaya menilai semangat Pancasila juga menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Di tengah dinamika masyarakat perkotaan yang kompleks, prinsip persatuan, keadilan, dan kemanusiaan menjadi landasan bagi setiap personel dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Polda Metro Jaya berharap semangat kebangsaan terus terpelihara dan menjadi kekuatan bersama dalam menjaga stabilitas, persatuan, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat di tengah keberagaman Indonesia.
Reporter: Muhamad Alviyan
Editor: Muhamad Alviyan
› Jakarta
› Polda Metro Jaya Tekankan Persatuan di Tengah Tantangan Global
› Polri
Polda Metro Jaya Tekankan Persatuan di Tengah Tantangan Global
Polda Metro Jaya Tekankan Persatuan di Tengah Tantangan Global
BERITA NUSANTARA and 4 more
01/06/26, 21:45 WIB
Last Updated
2026-06-01T14:45:16Z
Foto: Semangat menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan global menjadi pesan utama dalam Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar Polda Metro Jaya di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (1/6/2026).(Dok-Istimewa)
Komentar