• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    Polda Lampung Ungkap 75 Kasus Kejahatan Jalanan, 95 Tersangka dan 410 Barang Bukti Diamankan

    02/06/26, 22:29 WIB Last Updated 2026-06-02T15:30:09Z
    Foto: Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menunjukkan keseriusannya dalam memberantas kejahatan jalanan dengan mengungkap sebanyak 75 kasus tindak pidana yang meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) selama periode 13 hingga 31 Mei 2026.(Dok-Istimewa)




    JAGUARNEWS77.COM // ‎LAMPUNG SELATAN – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menunjukkan keseriusannya dalam memberantas kejahatan jalanan dengan mengungkap sebanyak 75 kasus tindak pidana yang meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) selama periode 13 hingga 31 Mei 2026.

    Dalam operasi yang digelar secara intensif tersebut, aparat kepolisian berhasil mengamankan 95 tersangka yang diduga terlibat dalam berbagai aksi kriminal di sejumlah wilayah di Provinsi Lampung.

    Selain itu, polisi juga menyita ratusan barang bukti yang diduga merupakan hasil kejahatan maupun alat yang digunakan para pelaku saat beraksi.


    Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menekan angka kriminalitas yang masih menjadi perhatian di wilayah Lampung.

    Menurutnya, keberhasilan pengungkapan kasus tidak terlepas dari langkah strategis yang dilakukan melalui pembentukan Patroli QR (Quick Response) JANJI JAGA yang dibentuk baik di tingkat Polda maupun Polres jajaran.

    Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kecepatan respons terhadap laporan masyarakat sekaligus memperkuat pengawasan di lokasi-lokasi yang dinilai rawan terjadi tindak kriminal.

    "Patroli QR JANJI JAGA secara aktif melaksanakan patroli pada titik dan jam-jam rawan kejahatan, merespons cepat laporan masyarakat, serta melakukan tindakan kepolisian terhadap berbagai tindak pidana jalanan," ujar Helfi.

    Modus Pelaku Beragam
    ‎Hasil analisis dan evaluasi kepolisian menunjukkan bahwa para pelaku menggunakan berbagai modus operandi untuk melancarkan aksinya.

    Dalam kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pelaku umumnya menyasar rumah atau bangunan yang dalam kondisi kosong.

    Mereka merusak akses masuk seperti pintu maupun jendela menggunakan alat bantu berupa linggis, obeng, dan peralatan lainnya sebelum mengambil barang berharga milik korban.

    ‎Sementara itu, pada kasus pencurian dengan kekerasan (curas), pelaku kerap melakukan intimidasi terhadap korban, menghadang di lokasi yang sepi, hingga melakukan perampasan secara paksa terhadap barang-barang berharga.

    Adapun pada kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), polisi menemukan sejumlah modus yang sering digunakan pelaku, mulai dari penggunaan kunci letter T, modus peminjaman kendaraan, hingga berpura-pura menjadi calon pembeli dalam transaksi jual beli kendaraan secara cash on delivery (COD) untuk kemudian membawa kabur kendaraan milik korban.

    Ratusan Barang Bukti Disita
    ‎Dalam rangkaian pengungkapan tersebut, Polda Lampung bersama jajaran berhasil menyita sebanyak 410 barang bukti serta uang tunai senilai Rp18.377.000.

    Barang bukti yang diamankan cukup beragam, antara lain kendaraan roda dua dan roda empat, telepon genggam, dokumen kendaraan, senjata api rakitan, senjata tajam, amunisi, hingga berbagai barang lain yang diduga berasal dari hasil tindak pidana.

    Penyitaan tersebut menjadi salah satu bukti nyata keberhasilan aparat dalam membongkar jaringan maupun aktivitas kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

    Patroli dan Edukasi Masyarakat Ditingkatkan
    ‎Kapolda menegaskan bahwa upaya pemberantasan kejahatan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui langkah preemtif dan preventif yang berkelanjutan.

    Polda Lampung berencana terus meningkatkan patroli rutin dengan menyasar titik-titik yang berdasarkan hasil analisis dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap tindak kriminalitas.

    Selain patroli, kepolisian juga terus mengedukasi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kejahatan, termasuk mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

    "Pencegahan menjadi salah satu fokus utama kami.

    Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat penting untuk mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif," kata Helfi.

    Penegakan Hukum Tetap Mengedepankan HAM
    ‎Dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum, Polda Lampung memastikan seluruh tindakan kepolisian dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia.

    Namun demikian, kepolisian menegaskan tidak akan ragu mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku yang melakukan perlawanan, berupaya melarikan diri, atau membahayakan keselamatan masyarakat maupun petugas di lapangan.

    Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam beraktivitas sehari-hari, menggunakan kunci pengaman tambahan saat memarkir kendaraan, serta segera melaporkan setiap tindak pidana maupun aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat Kepolisian 110.

    Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah Lampung.

    "Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Polda Lampung akan terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta tidak memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan jalanan di Provinsi Lampung," tegas Helfi.

    Keberhasilan pengungkapan puluhan kasus street crime dalam waktu kurang dari tiga pekan tersebut menjadi indikator meningkatnya efektivitas langkah preventif dan represif yang dilakukan jajaran Polda Lampung.

    Meski demikian, tantangan dalam menjaga keamanan tetap memerlukan dukungan aktif seluruh elemen masyarakat agar upaya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif dapat berjalan secara berkesinambungan.



    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Muhamad Alviyan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini