• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    ‎Kapolri Ziarah ke Makam Presiden Soekarno, Serap Nilai Kepemimpinan Jelang HUT Bhayangkara ke-80‎

    20/06/26, 23:41 WIB Last Updated 2026-06-20T16:41:53Z

    Foto: Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melanjutkan rangkaian ziarah ke makam para mantan Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada para pemimpin bangsa sekaligus refleksi atas nilai-nilai perjuangan yang mereka wariskan.(Dok-Istimewa)






    JAGUARNEWS77.COM // Blitar, JAWA TIMUR – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melanjutkan rangkaian ziarah ke makam para mantan Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada para pemimpin bangsa sekaligus refleksi atas nilai-nilai perjuangan yang mereka wariskan.

    Setelah berziarah ke makam Presiden ke-4 RI KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Jombang, Kapolri melanjutkan perjalanan ke makam Presiden pertama RI, Soekarno, di Kota Blitar, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026).

    Rangkaian ziarah tersebut merupakan tradisi yang secara konsisten dilakukan Polri menjelang Hari Bhayangkara. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremoni penghormatan kepada tokoh bangsa, tetapi juga menjadi momentum memperkuat semangat pengabdian, nasionalisme, dan tanggung jawab seluruh insan Bhayangkara dalam menjalankan amanat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    Di kompleks makam Bung Karno, Kapolri bersama rombongan melaksanakan doa dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa Presiden pertama Republik Indonesia yang berperan besar dalam memperjuangkan kemerdekaan serta meletakkan dasar-dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Kapolri mengatakan, rangkaian ziarah tersebut menjadi bagian penting dari upaya Polri menyerap nilai-nilai kepemimpinan para tokoh bangsa agar tetap relevan dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks.

    "Tadi pagi, kami berziarah ke makam almarhum Presiden Gus Dur. Dan Alhamdulillah, sekarang kami melaksanakan ziarah ke makam almarhum Presiden Soekarno. Dan setelah ini kami akan melanjutkan ke makam Bapak Presiden Soeharto dan selanjutnya akan kami tutup ke Taman Makam Pahlawan Kalibata," ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

    Menurut Kapolri, setiap pemimpin bangsa telah meninggalkan warisan nilai yang menjadi fondasi penting bagi perjalanan Indonesia.

    Nilai-nilai tersebut dinilai tetap relevan sebagai pedoman bagi institusi Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Ia menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak dapat dipisahkan dari semangat perjuangan para pendiri bangsa yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    "Tentunya rangkaian kegiatan yang kami laksanakan kali ini merupakan bagian dari tradisi kami untuk bisa menyerap dan tentunya menggali nilai-nilai dari para pemimpin bangsa yang tentunya ini sangat penting khususnya bagi institusi Polri, yang tentunya kita memiliki satu amanah untuk terus bisa mempertahankan apa yang diwariskan, apa nilai-nilai yang telah diberikan oleh mantan-mantan Presiden kita, mantan-mantan pemimpin bangsa kita terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan juga terhadap institusi Polri," tutur Kapolri.

    Lebih lanjut, Jenderal Sigit menekankan bahwa semangat kebangsaan, persatuan, dan pengabdian yang diwariskan para pemimpin terdahulu harus terus dijaga oleh seluruh anggota Polri.

    Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi modal moral dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan, perkembangan teknologi, hingga tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang semakin profesional dan humanis.

    Ia berharap momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Polri untuk terus memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga kepercayaan publik melalui pelaksanaan tugas yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

    "Demikian juga ini menjadi sesuatu kekuatan, sesuatu hal yang positif untuk terus kami kembangkan sebagai spirit untuk institusi Polri, agar terus bisa melaksanakan apa yang menjadi amanah institusi, amanah masyarakat, bangsa, dan negara, untuk menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawab tersebut dengan sebaik-baiknya," ucapnya.

    Usai berziarah di makam Bung Karno, Kapolri dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju makam Presiden ke-2 RI, Soeharto, sebelum menutup rangkaian kegiatan dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta. Rangkaian tersebut menjadi simbol penghormatan kepada para pemimpin bangsa sekaligus para pahlawan yang telah mengabdikan hidupnya bagi Indonesia.

    Momentum menjelang Hari Bhayangkara ke-80 ini juga menjadi refleksi bagi Polri untuk terus mengamalkan nilai-nilai kepemimpinan, pengorbanan, dan nasionalisme yang diwariskan para pendiri bangsa.

    Dengan berlandaskan semangat tersebut, Polri diharapkan mampu semakin memperkuat profesionalisme, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum secara berkeadilan, serta memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.






    Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Alvin

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini