JAGUARNEWS77.com // Jakarta — Penanganan korban kecelakaan kereta rel listrik (KRL) di wilayah Bekasi masih terus berlangsung.
Hingga Kamis (7/5/2026) pukul 13.00 WIB, tercatat sebanyak 13 korban masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Bekasi dan Jakarta.
Polda Metro Jaya memastikan seluruh korban yang masih dirawat mendapatkan penanganan medis dan pendampingan secara maksimal.
Kondisi para korban terus dipantau oleh tim medis bersama jajaran kepolisian, khususnya Sidokkes Polres Metro Bekasi Kota.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan rumah sakit guna memastikan perkembangan kondisi korban pascakecelakaan.
“Berdasarkan update data pukul 13.00 WIB, ada 13 korban yang masih menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit.
Saat ini tidak ada pasien yang tercatat rencana pulang maupun dirujuk ke rumah sakit lain,” ujar Kombes Budi dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, para korban kini tersebar di tujuh rumah sakit berbeda sesuai kebutuhan penanganan medis masing-masing pasien.
Rinciannya, enam korban dirawat di RSUD Kota Bekasi, satu korban di RS Mitra Bekasi Timur, dua korban di RS Primaya Bekasi Timur, satu korban di RSUD Kabupaten Bekasi, satu korban di RS MMC Kuningan Jakarta, satu korban di RS Primaya Barat, dan satu korban lainnya dirawat di RS Eka Hospital Harapan Indah.
Kondisi medis korban bervariasi, mulai dari cedera kepala, trauma pada bagian perut, patah tulang, nyeri kepala, hingga pasien dengan kondisi pascaoperasi yang masih membutuhkan observasi dan tindakan lanjutan dari tenaga medis.
Sejumlah korban disebut masih dalam pengawasan ketat dokter karena memerlukan proses pemulihan yang tidak singkat.
Tim medis juga terus melakukan evaluasi berkala terhadap perkembangan kondisi kesehatan korban guna menentukan langkah penanganan berikutnya.
“Sidokkes Polres Metro Bekasi Kota terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Kami memastikan para korban mendapatkan pendampingan dan penanganan medis sesuai kebutuhan,” kata Budi.
Selain memastikan penanganan medis berjalan optimal, kepolisian juga terus melakukan pendataan dan koordinasi dengan keluarga korban.
Pendampingan psikologis maupun administrasi disebut turut menjadi perhatian agar keluarga korban mendapatkan kemudahan selama proses perawatan berlangsung.
Peristiwa kecelakaan KRL yang terjadi di wilayah Bekasi tersebut sebelumnya menimbulkan kepanikan dan menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka.
Petugas gabungan dari kepolisian, tenaga kesehatan, serta pihak terkait bergerak cepat melakukan evakuasi korban ke berbagai rumah sakit terdekat sesaat setelah kejadian.
Hingga kini, proses pemulihan korban masih menjadi fokus utama.
Polda Metro Jaya memastikan akan terus memantau perkembangan seluruh pasien hingga kondisi mereka dinyatakan stabil dan dapat kembali ke rumah masing-masing.
Reporter: Muhamad Alviyan
Editor: Muhamad Alviyan
› 13 Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Masih Dirawat
› Jakarta
› Polisi Pastikan Penanganan Intensif
13 Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Masih Dirawat, Polisi Pastikan Penanganan Intensif
13 Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Masih Dirawat, Polisi Pastikan Penanganan Intensif
BERITA NUSANTARA and 4 more
07/05/26, 16:16 WIB
Last Updated
2026-05-07T09:17:00Z
Foto: Penanganan korban kecelakaan kereta rel listrik (KRL) di wilayah Bekasi masih terus berlangsung (Dok-Istimewa).
Komentar