• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    Polri Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Hadapi Tantangan Hukum di Era Kecerdasan Artifisial

    07/04/26, 20:25 WIB Last Updated 2026-04-07T13:25:11Z

    Foto: Divisi Humas Polri menggelar dialog publik bertajuk penguatan internal Polri yang membahas tantangan hukum di era kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), Selasa (7/4/2026) (Dok-Istimewa)

    ‎JAGUARNEWS77.com // Jakarta – Divisi Humas Polri menggelar dialog publik bertajuk penguatan internal Polri yang membahas tantangan hukum di era kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), Selasa (7/4/2026), di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan.

    Forum ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam merespons pesatnya perkembangan teknologi digital yang kian kompleks.


    Kegiatan tersebut diinisiasi sebagai ruang diskusi terbuka yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur kementerian, lembaga penegak hukum, akademisi, hingga masyarakat.


    Fokus utama dialog adalah memperkuat kesiapan institusi Polri dalam menghadapi tantangan hukum baru yang muncul seiring kemajuan teknologi berbasis AI.

    Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif menjadi kunci dalam menghadapi dinamika era digital.


    Menurutnya, tantangan yang muncul tidak lagi bersifat sektoral, melainkan membutuhkan keterlibatan bersama lintas institusi.


    “Divisi Humas Polri melakukan kegiatan dialog publik yang sifatnya kolaboratif dan terintegrasi dengan kementerian serta lembaga dalam menghadapi khususnya tantangan-tantangan di era digital,” ujarnya.


    Dialog publik ini dibuka oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, dan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang.


    Di antaranya perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital Irma Handayani, perwakilan Bareskrim Polri Kombes Pol. Andrian Pramudianto, serta CEO dan Founder E-Magic Group Brilliant Faryandi.


    Kehadiran mahasiswa dan elemen masyarakat turut memperkaya perspektif dalam diskusi tersebut.


    Dalam forum tersebut, dibahas bagaimana kecerdasan artifisial telah mengubah lanskap kejahatan, termasuk munculnya bentuk-bentuk kejahatan baru di ruang digital yang semakin sulit dideteksi dan ditangani dengan pendekatan konvensional.


    Oleh karena itu, diperlukan strategi adaptif yang mencakup peningkatan literasi digital masyarakat serta penguatan kapasitas aparat penegak hukum.


    Brigjen Pol. Trunoyudo menekankan bahwa kejahatan digital kini berkembang dalam sebuah ekosistem yang kompleks, sehingga penanganannya harus dilakukan secara komprehensif, tidak hanya melalui penegakan hukum tetapi juga melalui edukasi publik.


    “Perkembangan kejahatan yang bersifat ekosistem di dalam ruang digital perlu dijaga keamanannya dan tentu juga dilakukan literasi serta penegakan hukum apabila mengganggu stabilitas dan keteraturan sosial,” jelasnya.


    Lebih lanjut, ia berharap forum dialog ini mampu menjadi titik awal penguatan kerja sama berkelanjutan antar pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan era digital.


    Kolaborasi yang solid dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan nasional sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi secara positif.


    Melalui kegiatan ini, Polri juga menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam merespons kemajuan teknologi AI yang berpotensi membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat.


    Di akhir kegiatan, Brigjen Pol. Trunoyudo menyampaikan harapan agar semangat kolaborasi seluruh elemen bangsa dapat terus diperkuat demi menghadapi tantangan global di era digital.


    Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 yang berdaya saing dan berkelanjutan.


    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Muhamad Alviyan


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini