• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    Kecelakaan Beruntun di Bekasi Timur: 16 Tewas, Polda Metro Jaya Dalami Dugaan Human Error

    29/04/26, 13:14 WIB Last Updated 2026-04-29T06:14:29Z

    Foto: Polda Metro Jaya terus mendalami kasus kecelakaan beruntun kereta api yang terjadi di kawasan Bekasi Timur, Bekasi (Dok-Istimewa).


    ‎JAGUARNEWS77.com // Jakarta — Polda Metro Jaya terus mendalami kasus kecelakaan beruntun kereta api yang terjadi di kawasan Bekasi Timur, Bekasi.
    ‎
    Insiden tragis ini melibatkan taksi online, KRL, serta kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan mengakibatkan korban jiwa serta puluhan luka-luka.
    ‎
    Kabidhumas Polda Metro Jaya Budi Hermanto menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.
    ‎
    Ia memastikan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan masih berlangsung secara menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
    ‎
    “Pertama, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh korban. Ini menjadi keprihatinan kita bersama.
    ‎
    Saat ini penyidik masih mendalami rangkaian kejadian secara komprehensif,” ujarnya.
    ‎
    Berdasarkan kronologi sementara, peristiwa bermula ketika sebuah taksi online mengalami gangguan dan berhenti di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Bekasi Timur.
    ‎
    Kondisi tersebut menghambat laju KRL yang melintas, sehingga memicu rangkaian kejadian berikutnya.
    ‎
    Tidak lama kemudian, KRL yang sempat berhenti itu ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya Pasar Turi.
    ‎
    Benturan keras menyebabkan kerusakan parah pada rangkaian kereta serta menimbulkan korban dalam jumlah besar.
    ‎
    Data sementara hingga Rabu (29/4/2026) pukul 11.00 WIB mencatat total korban mencapai 106 orang.
    ‎
    Sebanyak 90 orang mengalami luka-luka, dengan 44 orang telah diperbolehkan pulang dan 46 lainnya masih menjalani perawatan intensif.
    ‎
    Sementara itu, korban meninggal dunia tercatat sebanyak 16 orang setelah adanya penambahan satu korban dari RSUD Kota Bekasi.
    ‎
    “Korban meninggal dunia bertambah satu orang, sehingga total menjadi 16 orang. Kami berharap tidak ada lagi penambahan korban,” ungkapnya.
    ‎
    Terkait penyebab kecelakaan, pihak kepolisian masih mendalami berbagai kemungkinan, termasuk faktor kelalaian manusia (human error) maupun gangguan pada sistem komunikasi dalam operasional perkeretaapian.
    ‎
    “Kami akan dalami apakah ini terkait human error atau ada kendala sistem. Semua akan ditelusuri melalui pemeriksaan saksi, barang bukti, dan hasil olah TKP,” jelasnya.
    ‎
    Sejumlah pihak yang terlibat, termasuk sopir taksi online dan masinis kereta, dijadwalkan menjalani pemeriksaan untuk memperjelas kronologi serta menentukan tanggung jawab dalam peristiwa tersebut.
    ‎
    Sebagai langkah lanjutan, Polda Metro Jaya juga memberikan pendampingan medis dan psikologis kepada para korban serta keluarga terdampak.
    ‎
    Upaya ini dilakukan untuk membantu proses pemulihan, baik secara fisik maupun mental.
    ‎
    Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api serta selalu mendahulukan perjalanan kereta.
    ‎
    Selain itu, publik juga diminta tidak menyebarluaskan konten sensitif terkait korban demi menjaga empati dan menghormati keluarga yang ditinggalkan.
    ‎
    “Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta api dan selalu mendahulukan perjalanan kereta.
    ‎
    Selain itu, jangan menyebarkan foto atau video korban karena dapat berdampak psikologis bagi keluarga,” tutupnya.
    ‎
    ‎
    ‎Reporter: Muhamad Alviyan
    ‎
    ‎
    ‎Editor: Muhamad Alviyan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini