JAGUARNEWS77.com // Jayapura - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua menggelar Rapat Paripurna Pengumuman Usul Akhir Masa Jabatan Gubernur Papua tahun 2018-2023. Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPR Papua, Yunus Wonda berlangsung di Gedung DPR Papua, Kota Jayapura, Jumat kemarin (25/8/2023).

Rapat Paripurna ini disaksikan pula oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe secara virtual. Sementara itu, Ny. Yulce Enembe hadir secara langsung di Ruang Rapat Paripurna DPR Papua.

Yunus mengatakan, Rapat Paripurna ini digelar berdasarkan ketentuan Undang-Undang No.23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dengan berakhirnya masa jabatan Gubernur Papua, DPRP selanjutnya menyampaikan usulan kepada Presiden melalui Mendagri untuk penetapan pemberhentiannya.

“DPR Papua dan seluruh rakyat Papua mengucapkan terima kasih kepada Lukas Enembe dan Almarhum Klemen Tinal atas pengabdiannya. Selama dua periode kepemimpinan Lukmen, telah melahirkan program dan kinerja yang membanggakan bagi seluruh rakyat Papua,” ucap Yunus.

Sementara itu, Gubernur Non Aktif Papua, Lukas Enembe tampak sempat tertunduk dan menangis ketika hendak berbicara. Ia kemudian ditenangkan oleh kuasa hukum yang mendampinginya saat mengikuti rapat paripurna secara virtual.

Pemandangan yang tergambar jelas di layar televisi Ruang Rapat Paripurna itu, sontak membuat para peserta rapat turut menangis. Di antaranya para pimpinan DPR Papua, Ny. Yulce Enembe, para pimpinan SKPD dan tamu undangan.

“Saya mohon doa dari seluruh rakyat Papua agar saya bisa melewati permasalahan ini. Apalagi sekarang saya benar-benar sakit parah, dengan komplikasi sakit ginjal akut di stadium 5, penyakit jantung, diabetes dan penyakit lainnya,” ujar Enembe. (Sumber : rri.co.id/Red)