• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    Ciptakan service Excelent, Lapas Rangkasbitung Gandeng Bank Rakyat Indonesia

    31/03/22, 16:09 WIB Last Updated 2022-03-31T09:09:08Z
    JAGUARNEWS77.com # Lebak, Banten - Jajaran Petugas Lembaga Pemasyaraktan Kelas III Rangkasbitung Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Budaya Pelayanan Prima  bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Rangkasbitung, yang berlangsung di Ruang Rapat, Rabu (30/03)

    Kegiatan tersebut diharapkan dapat merubah budaya kerja dan pola pikir ASN guna mewujudkan ASN Berakhlak, meningkatkan kualitas pelayanan yang baik dan juga dapat meningkatkan pemahaman, kapasitas, dan kompetensi petugas dalam pelayanan prima serta dapat menularkan ilmunya kepada rekan kerja yang lain.

    Ditempat terpisah Kalapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto  mengatakan bahwa petugas Lapas harus menuju dan melaksanakan kaidah dan konsep budaya pelayanan prima atau service excellent.

     
    "kalau service excellent kan kita kiblatnya bank, terutama BUMN ya sudah teruji kan, jadi petugas kita bisa belajar banyak tuh cara melayani dengan baik, termasuk handle complain/ pengaduan” tutur Kalapas.

     
    Budi Ruswanto berharap dengan adanya masukkan Positif dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui  kegiatan ini akan menyempurnakan Budaya Pelayanan Prima di Lapas Rangkasbitung.

     
    Sementara Bilal perwakilan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Rangkasbitung mengatakan bahwa dalam menerapkan Budaya Pelayanan Prima harus transparan, konsisten dan non diskriminasi.

     
    "Pokoknya sih intinya kan disini sudah ada SOP jelas ya laksanakan dengan baik dengan tetap menerapkan konsep layanan disini misalnya 5 S harus melayani dengan hati, sepenuh hati dan setulus hati sesuai dengan konsep disini, jadi Lapas sendiri punya karakter baik nantinya," ucap Bilal (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini