• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Merasa Di Tipu, Ongkos Kerja Tak Dibayarkan, Para Pekerja Bangunan Akan Lapor Polisi

    12/10/21, 12:42 WIB Last Updated 2021-10-12T05:42:11Z
    JAGUARNEWS77.com # Tunjung Teja, Serang, Banten - Profesi tukang bangunan rata-rata menggunakan perjanjian tak tertulis ketika melakukan kesepakatan kontrak kerja. Kebanyakan sang tukang bekerja dahulu kemudian setelah sekian waktu atau setelah proyek selesai baru dibayar. Jadi kekuatan perjanjian tersebut ada pada etika baik kedua belah pihak yaitu pemberi kerja entah itu pemilik rumah, mandor, pemborong atau kontraktor dengan tukang bangunan.
    Yang kali ini di alami B K sudah dapat di pastikan tidak akan mendapatkan hak upah dari 30 hari kerjanya. Sukasari Tunjungteja Serang Banten, Selasa (12/11/2021)

    Nah, akan jadi masalah besar ketika sang pemberi kerja melarikan diri sehingga tukang bangunan yang telah capek bekerja tapi tidak mendapat bayaran sepeserpun. Namun dari 30 hari kerja BK sudah kasbon 1,5jt plus uang rokok, ,  padahal seharusnya menerima upah 3jt tanggung jawab siapa 1,5jt lagi yang belum di bayar itupun klw 100 ribu/ harinya klw 150 ribu lebih besar lagi upah yang tidak di bayar.
    Karena sisa uang yang ada di tuan rumah (Bidong red) 2,6jt lagi sudah di ambil Diman tukang dari Mancak Kabupaten Serang dan Maksun kendek dari Curug Serang.

    Sedangkan BK tidak di bagi sepeserpun, seolah mereka sengaja merahasiakan pengambilan uang dari Bidong pemilik rumah.
    Sementara pemborong S berminggu minggu tidak nampak batang hidungnya ke lokasi pekerjaan.


    Karena tidak ada itikad baik dari pemborong maupun pemilik rumah yang keduanya sudah pernah di temui tapi tidak membuahkan hasil alias nihil maka dalam waktu dekat kasus ini akan di laporkan ke APH.
    (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini