• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Jabar Banten Hari Ini: 11 Siswa Tewas Tenggelam-Polisi 'Smackdown' Ditahan

    17/10/21, 08:44 WIB Last Updated 2021-10-17T01:51:48Z
    JAGUARNEWS77.com # Bandung - Ragam peristiwa terjadi di Jabar dan Banten hari ini. Mulai insiden 11 siswa di Ciamis yang tewas saat susur sungai hingga polisi yang 'smackdown' mahasiswa ditahan.
    Berikut sejumlah berita membetot perhatian pembaca yang berlangsung di Jabar-Banten hari ini, Jumat (15/10/2021)


    Muncul Lagi 'Terowongan Kuno' di Bogor


    Balai Arkeolog Jawa Barat bersama tim bentukan Pemkot Bogor melakukan survei lanjutan ke lokasi 'terowongan kuno' dan ruangan bawah tanah yang ditemukan di kawasan Stasiun Bogor.


    Berdasarkan hasil penggalian lanjutan yang dilakukan pada Kamis (14/10) ditemukan kembali dua saluran air lain yang bermuara pada bak penampungan atau ruangan bawah tanah yang ditemukan sebelumnya. Total ada tiga saluran air dari tiga arah berbeda menuju bak penampungan.


    "Berdasarkan hasil peninjauan kami memang ditemukan saluran lama. Saluran ini kalau diperhatikan itu terdiri dari balai yang diperuntukkan untuk aliran, ada yang ke arah barat, timur bahkan selatan," kata Kepala Balai Arkeologi Jabar Deni Sutrisna saat ditemui detikcom, Jumat (15/10/2021).


    "Namun sayang untuk sejauh mana saluran ini berakhir itu belum dipastikan karena sudah tertutup oleh bekas implasemen bangunan, terutama yang di dalam lingkungan stasiun kereta api atau depo Stasiun Bogor," ucap Deni.


    Dua saluran air kuno yang ditemukan pada Kamis (14/101/2021), juga mempertegas dugaan peneliti bahwa ruangan bawah tanah itu merupakan pertemuan air dari beberapa saluran air yang kemudian mengalir ke Sungai Cipakancilan.


    "Sejauh ini ada 3 saluran air yang kita temukan, semuanya bertemu di ruangan itu. Pertama yang dari arah Jalan Nyi Raja Permas itu (pertama ditemukan), kemudian dari arah stasiun dan ketiga itu arah Sungai Cipakancilan," kata Wahyu, Ketua Tim Penelitian Terowongan Kuno yang dibentuk Pemkot Bogor, Jum'at (15/10/2021).


    "Jadi memang tempat yang kita datangi itu, kita kenali sebagai titik pertemuan dari beberapa saluran tadi," kata tim ahli dari Universitas Pakuan Bogor ini menegaskan.


    Dalam temuan dua saluran kuno itu, juga ditemukan sebatang besi melintang yang berada tepat di bibir terowongan yang mengarah ke Stasiun Bogor. Belum diketahui pasti apa fungsi dari batas besi itu dan masih dalam kajian tim peneliti.


    Melihat struktur konstruksi dan jaringan saluran air yang ditemukan, kata Wahyu, saluran-saluran air itu memiliki tiga fungsi. Pertama sebagai drainase, irigasi dan pendukung kereta api di zamannya yang menggunakan tenaga uap.


    "Mungkin kalau bicara fungsi itu ada fungsi drainase, tapi kemudian mungkin jika kaitkan dengan jaringannya mungkin juga ada fungsi irigasi, kemudian ketiga ada fungsi untuk kereta api di zaman itu yang menggunakan tenaga uap, jadi air digunakan untuk mendukung kereta api itu," tutur Wahyu.


    Wujud lorong disebut-sebut 'terowongan kuno' di Bogor. (Foto: Tim Peneliti Terowongan Kuno Kota Bogor)
    Wahyu menambahkan infrastruktur saluran air yang ditemukan diduga dibangun pada kurun waktu yang berbeda di zaman kolonial Belanda. Hal itu, kata dia, dilihat dari struktur bahan bangunan pada terowongan yang ditemukan.


    "Misalnya dari sisi material, kalau dilihat material pada gorong-gorong pertama ditemukan itu material konstruksinya kan bata merah, sementara di ruang bak sendiri itu konstruksinya bukan bata merah melainkan pasangan batu kali. Jadi itu menegaskan bahwa konstruksi itu berbeda masa dengan saluran pertama ditemukan," ujarnya.


    "Kemudian, kalau kita lihat saluran yang ke arah stasiun, itu berbeda lagi. Kalau kita teruskan saluran arah stasiun itu kita akan temukan saluran berupa terowongan yang lingkarannya terbuat dari tanah liat. Itu berbeda lagi dengan bangunan yang lain," ucap Wahyu menambahkan.


    Saluran-saluran air itu, menurutnya, dibangun sesuai kebutuhan pada zamannya dan terus mengalami perkembangan. Namun apakah saluran itu bisa difungsikan kembali di masa sekarang, Wahyu menyebut perlu kerja keras dan keseriusan Pemkot Bogor untuk mewujudkannya. Sebab menurutnya, banyak saluran air yang terputus karena sedimen, tertutup bangunan baru dan rusak tak berbentuk.


    Tetapi terkait tindak lanjut, kata Kepala Balar (Balai Arkeolog) kemarin, secara singkat itu, tidak bisa difungsikan kembali seperti fungsi awal, tetapi bisa saja kalau dibuat sebagai lokasi konservasi atau bangunan bersejarah," kata Wahyu.


    89 Debt Collector Pinjol Ilegal Diamankan


    Puluhan orang debt collector pinjaman online (pinjol) ilegal diamankan Polda Jawa Barat. Total ada 89 orang yang dibawa Polda Jabar dari Sleman ke Bandung.


    "Jadi hari ini sudah sampai ke sini. Ada 89 orang yang sudah kita amankan dari Yogyakarta," ucap Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar AKBP Roland Ronaldy di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (15/10/2021).


    Puluhan orang tersebut diamankan saat penyidik Subdit V Siber Direktorat Reserse Polda Jabar yang dipimpin Kasubdit V Kompol A Prasetya menggerebek kantor pinjol ilegal pada Kamis (14/10).


    Roland menambahkan dari 89 orang yang diamankan tersebut terdiri dari bagian HRD hingga pegawai diduga debt collector online. Ada dua orang bagian HRD yang diamankan.


    "Ya, HRD sudah kita amankan ada dua orang yang lainnya itu sementara itu sebagai kelompok mereka lah cuman kita belum tahu peran mereka statusnya apa, masih kita dalami," tutur dia.


    Polisi 'Smackdown' Ditahan


    Brigadir NP, polisi yang melakukan 'smackdown' kepada seorang mahasiswa di Tangerang, saat ini ditahan di ruang tahanan khusus Bid Propam Polda Banten. Penahanan dilakukan selama 7 hari ke depan dalam rangka pemeriksaan dan pemberkasan.


    "Kita berharap pemberkasan terhadap Brigadir NP segera dituntaskan oleh penyidik Propam," kata Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga di Serang, Jumat (15/10/2021).


    Propam Polda menggunakan persangkaan pasal berlapis sesuai dengan aturan internal kepolisian. Tapi, ia tidak menjelaskan pasal persangkaan apa yang akan diberikan pada Brigadir NP.


    "Persangkaan terhadap dirinya berlapis. Bisa aturan internal atau aturan internal lainnya," katanya.


    Insiden polisi banting mahasiswa yang demo di Tangerang. (Foto: 20Detik)
    Penahanan sendiri dilakukan selama tujuh hari. Dua hari pertama bisa diperpanjang hingga lima hari berikutnya.


    "Persangkaan terduga pelanggar dengan hukuman acara internal, maka penempatan di rumah tahanan khusus Bid Propam adalah tujuh hari," ujar Shinto.


    Saat ini, Fariz mahasiswa yang jadi korban 'smackdown' polisi dirawat di RS Ciputra Tangerang. ia dirawat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.


    "Saudara Fariz dibawa ke RS Ciputra Tangerang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal. Bukan karena situasi yang memburuk atau emergency terhadap saudara Fariz," kata Shinto.


    11 Siswa Ciamis Tewas Tenggelam
    Total ada 11 siswa MTs Harapan Baru yang tewas tenggelam saat kegiatan susur sungai di Ciamis, Jawa Barat.


    Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memantau langsung pencarian para korban tenggelam. Dia mengonfirmasi dengan pihak sekolah berkaitan jumlah siswa yang ikut kegiatan dan yang tenggelam.


    "Walaupun baru sementara, dari 150 peserta yang mengikuti kegiatan, yang kembali ada 139 siswa ke sekolah. Tidak kembali kena musibah atau meninggal dunia sebelas orang. Yakni delapan lelaki dan tiga perempuan," ujar Herdiat di RSUD Ciamis, Jumat (15/10/2021).


    Dia mewakili Pemkab Ciamis menyampaikan duka cita atas insiden tersebut. Herdiat pun memastikan para siswa ini tengah berkegiatan susur sungai di Sungai Cileueur, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing.


    "Sebetulnya rutin dilaksanakan MTs Harapan Baru di Pesantren Cijantung Ciamis," kata Herdiat.


    Menurut dia, kondisi air di sungai itu sebetulnya tenang di permukaan. Namun di lokasi itu terdapat pertemuan arus sungai yang kemungkinan di bawahnya terdapat arus pusaran air.


    "Cuma itu muara dua aliran sungai di depan mentok ada putaran air di dalam. Sebelas jenazah yang ditemukan itu dalam satu titik," tutur Herdiat.


    Tol Akses BIJB Kertajati Siap Dioperasikan
    Pembangunan jalan tol akses Bandara International Jawa Barat (BIJB) Kertajati kini telah rampung 100 persen. Jalan yang terhubung langsung dengan Tol Cipali di KM 158+700 ini siap untuk diresmikan dan bakal membuka konektivitas bagi wilayah Majalengka dan sekitarnya.


    "Pembangunan akses BIJB Kertajati sudah rampung 100 persen, mulai dari konstruksi, pembangunan gerbang dan kantor gerbang tol juga perambuan sesuai dengan SPM (Standar Pelayanan Minimun) yang telah ditetapkan oleh Kemeterian PUPR," kata Agung Prasetyo Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali dalam keterangan yang diterima detikcom, Jumat (15/10/2021).


    "Kami berharap pengoperasian akses BIJB Kertajati ini dapat dilakukan segera setelah rampungnya ULF (Uji Laik Fungsi) dan juga SLO (Standar Layak Operasi)," ucap dia menambahkan.


    Menurutnya pembangunan jalan tol akses tersebut rampung sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau lokasi beberapa waktu lalu.


    "Hasil pekerjaan bagus dan bisa selesai tepat waktu yaitu September 2021 sehingga diharapkan pada November 2021 dapat beroperasi untuk mendukung konektifitas menuju Bandara Kertajati," jelasnya.


    Saat ini kata Agung proses ULF sedang dilaksanakan oleh tim gabungan dari Badan Pengatur Jalan Tol, Bina marga, Direktorat Jalan Bebas Hambatan, Subdit Keselamatan, Keamanan Jalan dan Jembatan, Kementerian Perhubungan, dan Korlantas Polri.


    Ia juga mengatakan, dalam pembangunan jalan tol akses BIJB Kertajati juga dibuat sebuah landmark yang berada di interchange. Landmark tersebut dibuat sesuai dengan ciri khas Jawa Barat dan mengusung tema 'Melodi Panarima' yang memiliki arti menyambut kedatangan dan mengiringi perjalanan.


    "Diharapkan dengan dibangunnya landmark ini tidak hanya menjadi melodi untuk menyambut kedatangan dan mengiringi perjalanan masyarakat khususnya pengguna jalan tol, namun juga sebagai bentuk beautifikasi yang dapat dirasakan oleh setiap orang yang memandangnya, sehingga saat berkendara di Ruas Tol Cipali menjadi salah satu pengalaman positif bagi pengguna jalan," tutup Agung


    Artikel ini telah tayang di detiknews dengan judul : "Jabar Banten Hari Ini: 11 Siswa Tewas Tenggelam-Polisi 'Smackdown' Ditahan" (Red) 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini