• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    "/>

    Investor Ritel Saham BUKA Ngamuk di Playstore, Bukalapak Buka Suara

    11/08/21, 12:00 WIB Last Updated 2021-08-11T05:00:08Z
    bukalapak 
    Foto: Aisyah Kamaliah/detikINET

    JAGUARNEWS77.com # Jakarta - Investor ritel para pemegang saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) menunjukan kekecewannya dengan berbagai cara. Mereka kecewa lantara saham BUKA hari ini turun hingga menyentuh level auto reject bawah (ARB).


    Saham BUKA hari ini tercatat berkurang 75 poin atau turun 6,76% ke level Rp 1.035. Saham BUKA sudah turun hingga level ARB tak lama sejak pembukaan pagi tadi.


    Para investor ritel pemegang saham BUKA sepertinya sangat kecewa dengan pergerakan sahamnya. Mereka menunjukkan kekecewaannya dengan berbagai hal, salah satunya menjual saham BUKA di situ e-commerce itu sendiri.

    Pihak Bukalapak.com pun memberikan tanggapan terkait pemberitaan tersebut. VP Corporate Affairs PT Bukalapak.com Tbk, Siti Sufintri Rahayu menegaskan bahwa apa yang membuat investor ritel itu geram adalah murni mekanisme pasar.


    "Sebagai informasi, transaksi saham Bukalapak di bursa saham setelah melakukan listing murni merupakan mekanisme pasar," tuturnya dalam keterangan resmi kepada detikcom, Selasa (10/8/2021).


    Sebelumnya, mengutip CNBC Indonesia, ada sebuah lapak atas nama Putri Rahmawati asal Bekasi, Jawa Barat yang menjual saham BUKA dengan harga Rp 1.000 per lembar. Harga itu tentu di bawah harga pasar saham BUKA saat ini.


    "Gapapa, cutloss yang penting bisa kejual, ada 7 juta lot coba, sedih," tuturnya di deskripsi penjualan di laman Bukalapak.com.


    Namun detikcom mencoba untuk mencari lapak itu ternyata sudah tidak bisa ditemukan.


    Para investor ritel juga terlihat murka dan menunjukkannya di Playstore. Mereka memberikan rating bintang 1 ke aplikasi Bukalapak dan memberikan komentar pedas terkait kinerja saham BUKA hari ini. 


    Sumber : detiknews.com

    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini