• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Pasien Meninggal Di RSUD DR. ADJIDARMO Rangkasbitung Diduga Salah Obat

    05/03/21, 15:42 WIB Last Updated 2021-03-05T09:52:45Z


    JAGUARNEWS77.com # Lebak, Banten - Salah satu pasien warga asal Kampung Rancagawe,Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar,Kabupaten Lebak, Provinsi Banten,berinisial STS (52th) meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Dr. Adjidarmo (RSUD) Rangkasbitung.


    Lantaran diduga dokter Malpraktek di RSUD tersebut telah salah memberikan obat melalui injeksi (infus) kepada pasien STS, kamis (04/03/21).


    Yakni, menurut keterangan Heru selaku anak almarhumah saat dihubungi media online busernews19.com melalui telpon seluler mengatakan, “ibu saya dirawat sejak Sabtu (27/02/21) di RSUD Dr. Adjidarmo Rangkasbitung, karena ibu saya mengalami sesak nafas dan sakit jantung, beliau meninggal pada hari Minggu (28/02/21) sekitar pukul 23.30 WIB” katanya.


    Sambung Heru, “dan akibat meninggalnya ibu saya dikarenakan salah satu pihak dokter rumah sakit yang berinisial (Dr. DN-red) saat itu menyuruh seorang perawat memberikan obat jenis “Ceftriaxon” (antibiotik infeksi bakteri) yang disuntikan melalui infusan kepada ibu saya. Kemudian setelah obat itu diberikan melalui suntikan, tidak lama kemudian ibu saya kejang-kejang lalu meninggal” sambungnya.


    “Sebelumnya juga sudah diperingatkan oleh dokter yang lain bahwa pasien atas nama STS tidak boleh diberikan obat Ceftriaxon karena dosis yang sangat tinggi. Sama hal nya dengan Dr. AG yang menangani ibu saya selama dirawat diruangan IGD juga memberikan peringatan yang sama bahwa pasien STS jangan diberi obat Ceftriaxon” jelas Heru.


    Dengan adanya mengenai salah seorang pasien yang meninggal dunia di RSUD Dr. Adjidarmo Rangkasbitung karena diduga Dr. DN telah lalai dalam menjalankan tugas selaku Dokter MalPraktek, dikarenakan salah memberikan obat jenis Ceftriaxon yang seharusnya tidak layak diberikan kepada pasien tersebut sehingga mengakibatkan kefatalan dan merenggut nyawa seseorang.


    Sementara itu saat media online menghubungi Dr. DN melalui pesan whatsapp mengatakan, “perihal permasalahan ini sudah diketahui oleh management rumah sakit, jika dari keluarga almarhum masih ada ketidakpuasan, silahkan mengirimkan surat tertulis ke bagian pengaduan RSUD Dr. Adjidarmo” jelas Dr. DN melalui pesan whatsapp. 


    Dirut RSUD Di Konfirmasi


    Setelah Redaksi jaguarnews77.com mengetahui informasi tentang hal ini, Pimpinan Redaksi jaguarnews77.com langsung mengkonfirmasi informasi ke Dirut RSUD Adji Darmo melalui whatsapp dan dijawab oleh Dirut bahwa " Kami akan konfirmasi dan ditindaklanjuti jika ada kejadian".



    Sumber : busernews19.com

    Oleh : Redaksi jaguarnews77.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini