• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Polisi: Pemobil Tabrak Mati Pedagang Angkringan di Bekasi Seorang Pengacara

    09/01/21, 21:46 WIB Last Updated 2021-01-09T14:46:42Z
    Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
    Ilustrasi (Foto: dok. Thinkstock)

    JAGUARNEWS77.com # Bekasi, Jabar - Kecelakaan maut terjadi di kawasan Kayuringin, Bekasi, menewaskan satu pedagang angkringan bernama Khoirul Adip (30). Pelaku berinisial JEM (60) diketahui berprofesi sebagai pengacara.


    Kanit Laka Lantas Polres Bekasi Kota Kompol Farida mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab kecelakaan maut tersebut. Saat ini pemobil tersebut belum bisa dimintai keterangan.


    "Masih dalam proses penyelidikan. Pemilik mobil ini dalam perawatan di rumah sakit," sebut Farida.

    Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Lele Raya, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, pada Jumat (8/1) sekitar pukul 23.00 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan satu pemobil yang dikendarai oleh pria inisial JEM (60) dengan dua pemotor inisial Ade Maulana (38) dan Hariyanto (38) serta satu pedagang angkringan inisial Khoirul Adip (30).


    Kecelakaan bermula ketika mobil melaju dari arah timur ke barat. Mobil tersebut oleng kemudian menabrak gerobak angkringan milik Khoirul Adip.


    Nahas Khoirul tertusuk kayu gerobaknya itu setelah mobil pelaku menabraknya.


    "Mobil Nissan Terano B-8004-FL menabrak gerobak angkringan yang saat itu penjualnya, Khoirul Adip, sedang jongkok di bawah gerobak," jelasnya.


    Akibat kejadian itu, Khoirul mengalami luka berat. Khoirul sempat dilarikan ke rumah sakit. Sayang, nyawanya tidak tertolong.


    "Jadi luka beratlah itu yang gerobak. Dia benturan ya, tapi informasi tadi pagi meninggal dunia pas ditangani," imbuhnya.


    Sementara itu, Farida mengatakan dua korban lainnya, yaitu Ade Maulana dan Hariyanto, hanya mengalami luka ringan. Khoirul mengalami luka di bagian dada.


    "Kena (ketusuk kayu) di dadanya ya. Kena hantem gitu. Itu yang paling parah korban meninggal akhirnya," ujar Farida.


    Kasus ini ditangani Satlantas Polres Metro Bekasi. Sejumlah saksi dimintai keterangan polisi.



    Sumber : detiknews.com

    Reporter : M Bintang R

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini