• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    "WBP" Lapas Rangkasbitung Sajikan Menu Kaligrafi Di Hadapan Para Ustadz

    03/07/20, 13:03 WIB Last Updated 2020-07-03T06:03:26Z
    JAGUARNEWS77.com # Lebak, Banten - Pelatihan Pembinaan Kemandirian Seni menulis Kaligrafi memasuki fase evaluasi dan persentasi, kali ini satu per satu peserta pelatihan yang merupakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas III Rangkasbitung melakukan persentasi menulis kaligrafi islam dan arab jawi yang berlangsung di Mesjid Attaubah Pondok Pesantren Al Maghfiroh, Jumat (03/07)

    Pelatihan kaligrafi sendiri telah dilaksanakan sejak hari senin yang lalu, dengan metode standar pelatihan yang berlaku dan dilaksanakan oleh Kementerian Agama Kab. Lebak serta sebagai instruktur adalah instruktur yang berkompeten dan telah mendapat sertifikasi dari Kementerian Agama Kab. Lebak.

    Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, Budi Ruswanto membenarkan adanya kegiatan evaluasi melalui bentuk penyajian/ persentasi langsung para santri binaan di depan para ustadnya.

    “ya tadi saya menerima laporanya, dan hasilnya cukup bagus, terlihat para santri memiliki potensi dalam menulis kaligrafi, saya berharap nantinya setelah selesai pelatihan terus dikembangkan dan kami akan memfasilitasi pengembangan kreatifitas tersebut untuk menjadi karya yang bernilai guna tinggi dan menjadi sebuah bekal bagi mereka setelah bebas dari lapas” Ujar Budi pria yang pernah menjadi Kasubsi Registrasi Lapas Salemba Jakarta ini.

    Sementara salah satu instruktur, Ust Haetami menilai kesan tersendiri selama melaksanakan pelatihan di dalam lapas.


    “saya sebetulnya tidak menduga kalau dilapas seperti ini, saya masih berpikir negative dan kaku terhadap lapas, namun setelah beberapa melaksanakan pelatihan, ternyata sangat berbeda, disini tertata dengan baik, mereka seluruhnya beretika, bertatakrama, memiliki pola pembinaan yang terstuktur dan sangat harmonis terlihatnya, kekeluargannya tinggi. Hal ini tentu sama dengan di ponpes karena saya biasa melatih anak-anak santri Ponpes. Tentu pelatihan ini tidak cukup, saya berpesan agar para santri disini terus mengaplikasikan, kami terus akan mensupport sehinga bisa mewujudkan harapan kalapas dan pembina disini” tutur Ust. Haetami

    Reporter : Bardha Khaswandha
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini