• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    HKAI 2026: YKAKI Gelar Berani Gundul, Rumah Singgah Jadi Penopang Harapan Anak Kanker

    15/02/26, 15:59 WIB Last Updated 2026-02-15T08:59:35Z

    Foto: Peserta Berani Gundul 2026 menjadi simbol solidaritas melalui aksi potong rambut massal. (Dok- JN77/MA)


    ‎JAGUARNEWS77.com // Jakarta – Peringatan Hari Kanker Anak Internasional (HKAI) 2026 dimaknai secara istimewa oleh Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) melalui kegiatan tahunan #BeraniGundul2026 yang digelar di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta Selatan.


    Aksi ini menjadi bagian dari kampanye global yang diinisiasi Childhood Cancer International (CCI) bertema “Demonstrating Impact: From Challenge to Change.”

    Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore itu tidak sekadar seremoni, melainkan dirancang sebagai ruang empati sekaligus edukasi publik mengenai tantangan yang dihadapi anak-anak penderita kanker di Indonesia—terutama dari keluarga prasejahtera yang harus menjalani pengobatan jangka panjang di kota besar.

    Relawan YKAKI, Tri Adiyaksa, menjelaskan bahwa persoalan yang dihadapi pasien tidak berhenti pada biaya medis. Meski sebagian besar pengobatan telah ditanggung melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan, kebutuhan tempat tinggal selama terapi menjadi beban tersendiri.

    “Banyak pasien datang dari luar daerah dan harus menjalani kemoterapi berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

    Tanpa rumah singgah, dulu ada yang terpaksa tinggal di selasar rumah sakit. Itu kondisi yang tentu tidak layak,” ujarnya kepada awak media.

    Rumah Singgah dan Akses Pendidikan
    ‎Menjawab tantangan tersebut, YKAKI menghadirkan fasilitas rumah singgah

    “RUMAH KITA” yang kini tersedia di tujuh kota: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Pekanbaru, dan Makassar.

    Di Jakarta saja, kapasitasnya mencapai lebih dari 40 tempat tidur dan dapat dihuni tanpa batas waktu selama masa pengobatan berlangsung.

    Selain tempat tinggal, YKAKI juga memastikan anak-anak tetap memperoleh hak pendidikan melalui program gratis “SEKOLAH-KU.

    ” Program ini bekerja sama dengan sekolah asal pasien agar proses belajar tetap berjalan dan anak dapat menyelesaikan pendidikan sesuai jenjangnya, meski masa pengobatan bisa berlangsung antara empat hingga tujuh tahun.

    Pendampingan lain yang diberikan mencakup bantuan transportasi menuju rumah sakit rujukan, dukungan obat-obatan tertentu serta tindakan medis yang belum tercover JKN/BPJS.

    Hingga Desember 2025, tercatat 3.967 anak telah mendapatkan pendampingan melalui rumah singgah YKAKI, dengan total bantuan dana mencapai Rp2,3 miliar.

    Aksi Simbolik dan Edukasi Publik
    Kegiatan #BeraniGundul2026 menjadi simbol solidaritas melalui aksi potong rambut massal—baik sebagian maupun digundul—sebagai bentuk empati terhadap anak-anak yang mengalami kerontokan rambut akibat kemoterapi.

    ‎“Ini pesan moral bahwa mereka tidak sendirian. Kami berdiri di samping mereka,” tegas Tri.

    Selain potong rambut, rangkaian acara juga diisi dengan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, skrining tumbuh kembang anak, lomba kreatif, hiburan dari artis dan komunitas, serta partisipasi para penyintas (survivor) kanker anak yang berbagi kisah inspiratif.

    Kegiatan serupa turut dilaksanakan di sejumlah kota cabang YKAKI dengan jadwal menyesuaikan kondisi daerah masing-masing.

    Harapan dan Tantangan ke Depan
    ‎Melalui momentum HKAI 2026, YKAKI berharap kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini kanker anak semakin meningkat.

    Selain itu, dukungan psikososial bagi pasien dan keluarga dinilai sama pentingnya dengan intervensi medis.

    YKAKI juga mengimbau masyarakat yang mengetahui pasien kanker anak dari keluarga kurang mampu dan dirujuk ke kota besar agar segera menghubungi yayasan guna memperoleh informasi terkait fasilitas rumah singgah dan pendampingan.

    Dengan semangat perubahan dari tantangan menjadi aksi nyata, YKAKI menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi anak-anak Indonesia dalam perjuangan melawan kanker—tidak hanya untuk sembuh,

    tetapi juga agar tetap belajar, tersenyum, dan memiliki harapan masa depan yang setara.

    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Muhamad Alviyan


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini