JAGUARNEWS77.COM // JAKARTA – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., melaksanakan kegiatan Jumat Keliling dengan bertindak sebagai khatib sekaligus imam Salat Jumat di Masjid Baitul Muslimin PT DKB, Jalan Pombo, kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (23/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 jamaah.
Kegiatan Jumat Keliling ini menjadi bagian dari upaya Polri mempererat silaturahmi dan membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya para pekerja serta jamaah di lingkungan pelabuhan. Melalui pendekatan keagamaan dan komunikasi langsung, kepolisian berupaya memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam khutbahnya, AKBP Alrasyidin Fajri mengajak para jamaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT serta menanamkan sikap qanaah dalam kehidupan sehari-hari. Qanaah merupakan sikap menerima dan merasa cukup atas rezeki yang diperoleh, tanpa menghilangkan semangat untuk terus berusaha, bekerja keras, dan berikhtiar.
Kapolres menekankan bahwa makna kekayaan tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya harta benda yang dimiliki seseorang. Menurutnya, kekayaan jiwa, rasa syukur, dan ketenangan hati juga menjadi bagian penting dalam mencapai kebahagiaan hidup.
“Perlu kita pahami bahwa kekayaan sejati tidak semata-mata diukur dari banyaknya harta benda yang dimiliki, tetapi juga terletak pada kekayaan jiwa. Ketenangan dan kebahagiaan sejati hadir ketika kita mampu bersyukur atas apa yang telah Allah SWT berikan,” ujar AKBP Alrasyidin Fajri dalam khutbahnya.
Tekankan Pentingnya Qanaah dalam Kehidupan
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan tiga hal penting dalam menerapkan sikap qanaah, yakni merasa cukup, senantiasa bersyukur, dan tidak berlebih-lebihan.
Menurutnya, merasa cukup bukan berarti seseorang harus berhenti mengejar cita-cita atau mengurangi semangat dalam bekerja. Sebaliknya, sikap tersebut perlu diwujudkan dengan menjalani kehidupan secara bijaksana, tidak terjebak dalam keserakahan, serta tetap menghargai rezeki yang telah diperoleh melalui usaha yang halal.
Ia juga mengingatkan bahwa rasa syukur perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Dengan bersyukur, seseorang diharapkan mampu mengelola keinginan, menjaga keseimbangan hidup, dan tidak mudah kehilangan ketenangan hanya karena membandingkan pencapaiannya dengan orang lain.
“Qanaah bukan berarti kita berhenti berusaha atau bermalas-malasan. Sebaliknya, kita harus tetap bekerja keras dan berikhtiar, sembari menerima serta mensyukuri segala ketetapan Allah SWT,” pesannya kepada para jamaah.
Pesan tersebut menegaskan bahwa sikap menerima ketetapan Allah SWT harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab untuk berusaha. Dengan demikian, qanaah tidak dimaknai sebagai sikap pasrah tanpa tindakan, melainkan sebagai upaya menyeimbangkan kerja keras, rasa syukur, dan ketenangan dalam menghadapi berbagai keadaan.
Kapolres juga mengajak para jamaah untuk senantiasa memohon petunjuk kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan dalam menjalani kehidupan, ketenangan hati, serta kekuatan untuk terus berusaha dan bersyukur, baik ketika memperoleh kelapangan maupun saat menghadapi kesulitan.
“Marilah kita menerima dan mensyukuri apa yang telah Allah SWT berikan kepada kita.
Mudah-mudahan kita semua senantiasa diberikan kemudahan, keberkahan, dan kekuatan untuk terus berikhtiar dalam menjalani kehidupan,” tambahnya.
Perkuat Silaturahmi di Lingkungan Pelabuhan
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok bersama rombongan di Masjid Baitul Muslimin PT DKB. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian khutbah dan pelaksanaan Salat Jumat berjamaah yang dipimpin langsung oleh AKBP Alrasyidin Fajri sebagai imam.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Sudirman Agus, S.H., M.H., Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Arif Fadil, S.E., M.M., sejumlah personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok, serta jamaah Masjid Baitul Muslimin PT DKB. Sementara itu, Bripda Michael bertugas sebagai muazin.
Usai pelaksanaan Salat Jumat, Kapolres melanjutkan kegiatan dengan bersilaturahmi bersama pengurus masjid dan para jamaah. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan menjadi kesempatan bagi jajaran kepolisian untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
Interaksi langsung seperti ini menjadi salah satu sarana untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Selain menjalankan tugas penegakan hukum serta pemeliharaan keamanan, kehadiran personel Polri di tengah kegiatan masyarakat juga dapat membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dan mendorong terbangunnya kemitraan dalam menjaga lingkungan.
Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok merupakan lingkungan dengan beragam aktivitas pekerjaan dan mobilitas masyarakat. Karena itu, komunikasi serta kerja sama antara kepolisian, pekerja, pengelola kawasan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan tertib.
Melalui kegiatan Jumat Keliling, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berupaya menghadirkan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga menyentuh kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menyampaikan pesan-pesan moral yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, termasuk pentingnya rasa syukur, pengendalian diri, kerja keras, dan kepedulian terhadap sesama.
Polres Pelabuhan Tanjung Priok berharap kegiatan serupa dapat mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat, sekaligus mendukung terpeliharanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
Dengan terjalinnya komunikasi yang baik dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, upaya pemeliharaan keamanan diharapkan dapat berjalan secara bersama-sama, sejalan dengan semangat pelayanan Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat.
Reporter: Muhamad Alviyan
Editor: Alvin