• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    ‎Kapolri: Ukuran Keberhasilan Polri Bukan Sekadar Penghargaan, tapi Kepercayaan Masyarakat

    18/09/26, 01:10 WIB Last Updated 2026-09-17T18:10:15Z

    Foto: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak semata-mata ditentukan oleh capaian kinerja maupun penghargaan yang berhasil diraih (Dok- Istimewa).




    ‎JAGUARNEWS77.COM // JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak semata-mata ditentukan oleh capaian kinerja maupun penghargaan yang berhasil diraih.

    ‎Menurut Kapolri, ukuran yang lebih penting adalah sejauh mana kehadiran Polri mampu memberikan rasa aman, kepastian hukum, serta pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

    ‎Pesan tersebut disampaikan Listyo Sigit saat menghadiri Kompolnas Awards 2026, Kamis (17/9/2026).

    ‎“Keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari berbagai capaian maupun penghargaan yang diperoleh, tetapi dari sejauh mana kehadiran Polri mampu memberikan rasa aman, kepastian, dan pelayanan yang semakin baik, serta menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar Kapolri.

    ‎Pernyataan tersebut menempatkan penghargaan sebagai bagian dari proses evaluasi dan apresiasi terhadap kinerja, bukan sebagai tujuan akhir organisasi.

    ‎Kapolri mengatakan penghargaan yang diterima satuan kerja maupun personel justru membawa tanggung jawab untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan standar kinerja.

    ‎Ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat penerima penghargaan cepat berpuas diri. Sebaliknya, prestasi harus menjadi pemicu untuk terus melakukan pembenahan dan menciptakan inovasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

    ‎Penerima Awards Diminta Jadi Teladan
    ‎Kompolnas Awards 2026 diberikan kepada sejumlah satuan kerja Mabes Polri, satuan kewilayahan, serta personel yang dinilai menunjukkan kinerja, inovasi, integritas, kepemimpinan, dan kontribusi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

    ‎Kapolri berharap penghargaan tersebut dapat melahirkan contoh praktik kerja yang dapat diterapkan secara lebih luas.

    ‎Menurutnya, satuan maupun personel yang memperoleh penghargaan memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan bagi jajaran lainnya.

    ‎“Bagi yang mendapatkan penghargaan dari Kompolnas, kita harapkan dapat menjadi role model yang kemudian dicontoh oleh satuan kerja lainnya,” kata Kapolri.

    ‎Ia menekankan bahwa praktik baik yang telah terbukti berjalan efektif tidak seharusnya berhenti di satu satuan kerja.

    ‎Pengalaman tersebut perlu didokumentasikan dan dibagikan sehingga dapat menjadi referensi bagi satuan lainnya dalam melakukan inovasi.

    ‎Namun, penerapannya tetap perlu disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing wilayah.

    ‎Menurut Kapolri, tidak semua inovasi dapat diterapkan secara seragam karena setiap satuan memiliki tantangan dan kondisi yang berbeda.

    ‎Dengan pendekatan tersebut, praktik terbaik diharapkan dapat berkembang menjadi bagian dari perbaikan organisasi secara berkelanjutan.

    ‎Yang Belum Mendapat Penghargaan Diminta Berbenah
    ‎Di sisi lain, Kapolri juga memberikan pesan kepada satuan dan personel yang belum mendapatkan penghargaan.

    ‎Kompolnas Awards, kata dia, seharusnya tidak dipandang hanya sebagai ajang pemberian apresiasi kepada mereka yang terpilih. Penghargaan tersebut juga dapat menjadi bahan pembelajaran dan evaluasi bagi seluruh jajaran Polri.

    ‎Setiap personel memiliki kesempatan untuk menunjukkan kinerja dan kontribusi sepanjang mampu menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

    ‎“Personel yang terpilih tentunya bisa menjadi contoh bagi yang lain untuk memotivasi mereka bekerja lebih baik dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik,” tuturnya.

    ‎Dengan demikian, penghargaan diharapkan dapat menciptakan efek berantai. Prestasi satu personel atau satuan tidak hanya menjadi pencapaian internal, tetapi dapat mendorong jajaran lainnya meningkatkan kualitas kerja.

    ‎Pimpinan Diminta Bangun Budaya Kerja yang Mendorong Prestasi
    ‎Kapolri juga meminta seluruh pimpinan satuan menciptakan lingkungan kerja yang mampu mendorong anggota untuk memberikan kinerja terbaik.

    ‎Lingkungan kerja yang sehat dan profesional dinilai penting untuk membuka ruang bagi personel mengembangkan gagasan, meningkatkan kemampuan, serta menghadirkan inovasi dalam menjalankan tugas.

    ‎Namun, Kapolri menegaskan bahwa pencapaian kinerja tetap harus berada dalam koridor aturan dan etika profesi.

    ‎Artinya, inovasi tidak boleh mengabaikan ketentuan hukum maupun prinsip profesionalisme kepolisian. Setiap langkah yang dilakukan personel harus tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.

    ‎Bagi Kapolri, prestasi dan inovasi baru memiliki makna apabila menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan secara langsung oleh publik.

    ‎Penghargaan dengan demikian bukan tujuan akhir, melainkan instrumen untuk mendorong perbaikan kualitas pelayanan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

    ‎“Teruslah bekerja lebih baik, memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik, serta mewujudkan Polri yang dekat dan dicintai masyarakat,” pungkas Kapolri.





    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Alvin

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini