JAGUARNEWS.COM // JAKARTA – Kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026), menyusul proses evakuasi dan penanganan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang mengalami kerusakan akibat tertabrak truk pengangkut alat berat.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus menjamin keselamatan pengguna jalan selama proses evakuasi berlangsung.
Sejumlah personel Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan disiagakan di sejumlah titik strategis guna mengatur arus kendaraan dan memberikan arahan kepada pengendara.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto mengatakan rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan sejak pukul 07.00 WIB dan akan terus berlangsung hingga seluruh proses penanganan JPO selesai dilakukan.
"Kami melaksanakan pengaturan dan rekayasa lalu lintas untuk mendukung proses evakuasi serta penanganan JPO Tendean agar berjalan aman dan lancar," ujar Kompol Mujiyanto, Selasa (14/7/2026).
Dalam skema pengalihan arus tersebut, kendaraan yang datang dari Jalan Suryo maupun Jalan Wijaya menuju simpang E31 dialihkan melalui kawasan SCBD. Pengalihan ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang berpotensi terjadi di sekitar lokasi evakuasi.
Sementara itu, arus kendaraan dari arah E31 menuju E32 diarahkan untuk bergerak lurus menuju kawasan Buncit dan Jalan Gatot Subroto.
Pengaturan dilakukan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan, dengan petugas yang terus memantau kelancaran lalu lintas.
Menurut Mujiyanto, keberadaan personel di lapangan bertujuan tidak hanya mengurai kemacetan, tetapi juga memberikan informasi kepada masyarakat mengenai jalur alternatif yang dapat digunakan selama proses evakuasi berlangsung.
Polisi juga mengimbau para pengendara agar mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan sekitar, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas demi menghindari antrean kendaraan maupun potensi kecelakaan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas dan memanfaatkan jalur alternatif agar perjalanan tetap lancar selama proses penanganan JPO berlangsung," kata Mujiyanto.
Hingga berita ini ditulis, proses evakuasi dan penanganan JPO masih berlangsung. Kepolisian memastikan rekayasa lalu lintas akan terus diberlakukan secara situasional hingga pekerjaan selesai dan kondisi jalan dinyatakan aman untuk kembali dilalui secara normal.
Masyarakat yang akan melintas di kawasan Jalan Kapten Tendean diimbau untuk mengantisipasi waktu perjalanan dengan memilih rute alternatif guna menghindari kepadatan selama proses penanganan infrastruktur tersebut.
Reporter: Muhamad Alviyan
Editor: Alvin