• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    ‎Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Polisi Evakuasi Siswa dan Kerahkan Tim Gegana-Densus 88‎

    13/07/26, 12:39 WIB Last Updated 2026-07-13T05:39:14Z
    Foto: Aparat kepolisian bergerak cepat merespons adanya ancaman bom yang diterima SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7/2026).(Dok-Istimewa)





    JAGUARNEWS77.COM // JAKARTA – Aparat kepolisian bergerak cepat merespons adanya ancaman bom yang diterima SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7/2026).

    Demi menjamin keselamatan seluruh warga sekolah, polisi langsung mengevakuasi siswa, guru, dan tenaga kependidikan, sekaligus mengerahkan Tim Gegana Brimob dan Densus 88 Antiteror Polri untuk melakukan penyisiran menyeluruh di lingkungan sekolah.

    Langkah cepat tersebut dilakukan sesaat setelah informasi ancaman diterima ketika kegiatan upacara bendera sedang berlangsung pada hari pertama masuk sekolah usai libur panjang.

    Situasi yang sempat menimbulkan kepanikan itu segera dikendalikan aparat dengan menerapkan prosedur penanganan ancaman bom sesuai standar operasional.

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menjelaskan bahwa keselamatan para siswa dan tenaga pendidik menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden tersebut.

    "Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror langsung melakukan penyisiran di lingkungan sekolah. Siswa dan guru juga telah dievakuasi sebagai langkah keselamatan," ujar Kombes Budi Hermanto, Senin (13/7/2026).

    Menurutnya, ancaman tersebut disampaikan melalui pesan pribadi yang dikirim kepada seorang guru serta petugas tata usaha sekolah.

    Setelah menerima informasi tersebut, pihak sekolah segera berkoordinasi dengan kepolisian sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat.

    Selama proses sterilisasi berlangsung, area sekolah diamankan untuk memastikan tidak ada potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan warga sekolah maupun masyarakat di sekitar lokasi.

    Usai penyisiran dilakukan, penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

    Pemeriksaan dilakukan guna mengumpulkan bukti-bukti yang dapat mengungkap asal-usul pesan ancaman tersebut.

    "Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah TKP serta mendalami asal pesan ancaman tersebut," kata Kombes Budi.

    Selain pemeriksaan di lokasi, penyidik juga menelusuri jejak digital pesan yang dikirim kepada pihak sekolah.

    Penyelidikan difokuskan untuk mengidentifikasi pengirim, mengetahui motif di balik aksi tersebut, serta memastikan apakah ancaman itu merupakan tindakan iseng, intimidasi, atau memiliki unsur pidana lain yang lebih serius.

    Polda Metro Jaya menegaskan bahwa setiap bentuk ancaman terhadap fasilitas pendidikan akan ditangani secara serius karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak yang sedang menjalani kegiatan belajar mengajar.

    Hingga proses penyelidikan berlangsung, kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

    Aparat meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada penyidik untuk bekerja secara profesional hingga seluruh fakta berhasil diungkap.

    "Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan memberikan ruang kepada petugas untuk melakukan pemeriksaan serta penyelidikan secara menyeluruh," pungkas Kombes Budi Hermanto.

    Kasus dugaan ancaman bom ini masih dalam penanganan Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan.

    Polisi memastikan seluruh perkembangan penyelidikan akan disampaikan kepada publik setelah proses pemeriksaan dan pendalaman selesai dilakukan.






    Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Alvin

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini