• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    ‎Polri Klaim Panen 3,9 Juta Ton Jagung, Kapolri Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan

    16/05/26, 23:59 WIB Last Updated 2026-05-16T16:59:17Z

    Foto:  Kapolri Listyo Sigit Prabowo memaparkan capaian program ketahanan pangan Polri melalui panen raya jagung kuartal I dan II tahun 2026.(Dok-Istimewa)




    ‎JAGUARNEWS77.COM // JAKARTA — Kapolri Listyo Sigit Prabowo memaparkan capaian program ketahanan pangan Polri melalui panen raya jagung kuartal I dan II tahun 2026.

    Dalam laporan yang disampaikan di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Kapolri menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk komitmen institusi untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.

    Pemaparan tersebut disampaikan dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta peluncuran operasional 166 SPPG Polri yang digelar di Kabupaten Tuban, Sabtu (16/5/2026).

    Dalam laporannya, Sigit mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 Polri berhasil merealisasikan penanaman jagung di lahan seluas 661.112 hektar.

    Dari luas tanam tersebut, produksi jagung yang dihasilkan mencapai 3,9 juta ton.

    “Pada tahun 2025, Polri berhasil merealisasikan penanaman jagung pada lahan seluas 661.112 hektar dengan hasil panen sebanyak 3,9 juta ton,” ujar Sigit.

    Menurut dia, capaian tersebut turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi jagung nasional pada 2025 sebesar 6,74 persen atau sekitar 1,8 juta ton.

    Polri pun menilai keberhasilan program tersebut menjadi modal penting untuk memperluas lahan tanam pada tahun berikutnya.

    Kapolri menyebut, pada 2026 terdapat potensi pengembangan lahan jagung mencapai 1,37 juta hektar yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

    Potensi itu diharapkan mampu memperkuat cadangan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.

    Sigit juga memaparkan hasil Panen Raya Kuartal I yang telah dilaksanakan pada 8 Januari 2026.

    Saat itu, panen dilakukan di lahan seluas 91 ribu hektar dengan total produksi mencapai 884.129 ton jagung.

    Sementara pada Panen Raya Kuartal II yang digelar serentak hari ini, luas lahan yang dipanen mencapai 189.760 hektar dengan estimasi produksi sebesar 1,23 juta ton jagung.

    Tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dalam negeri, sebagian hasil panen juga mulai diarahkan untuk pasar ekspor.

    Sebanyak 100 ton jagung hasil panen disebut akan dikirim ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang.

    Kapolri menjelaskan, koperasi membeli jagung dari petani dengan harga Rp6.500 per kilogram dan menjualnya ke Malaysia seharga Rp7.000 per kilogram.

    Skema tersebut menghasilkan margin keuntungan sekitar Rp500 per kilogram yang dinilai dapat memperkuat rantai distribusi hasil pertanian.

    “Sebanyak 100 ton jagung hasil panen tersebut akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat,” kata Sigit.

    Secara khusus di Kabupaten Tuban, panen raya dilakukan di lahan seluas 101,5 hektar yang merupakan kawasan perhutanan sosial.

    Lahan tersebut dikelola oleh empat kelompok tani dan lembaga masyarakat desa hutan, yakni KTH Wono Lestari, LMDH Jenggolo Manik, LMDH Wono Mulyo, serta lahan milik PT Semen Indonesia.

    Dari total lahan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 609 ton jagung.

    Seluruh hasil panen nantinya akan dikirim ke Bulog guna mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah serta menjaga stabilitas pasokan nasional.

    Program ketahanan pangan yang dijalankan Polri ini menjadi bagian dari sinergi lintas sektor antara aparat keamanan, pemerintah, kelompok tani, hingga BUMN dalam menjaga stabilitas pangan nasional di tengah tantangan global dan fluktuasi produksi pertanian.


    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Muhamad Alviyan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini