• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    Kunjungi Polda Riau, Menteri Lingkungan Hidup Apresiasi Green Policing dan Dorong Replikasi Nasional

    04/05/26, 16:38 WIB Last Updated 2026-05-04T09:38:12Z

    Foto: Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, melakukan kunjungan kerja perdana ke Polda Riau sejak dilantik (Dok-Istimewa).

    ‎JAGUARNEWS77.com // Pekanbaru — Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, melakukan kunjungan kerja perdana ke Polda Riau sejak dilantik.

    Kunjungan ini menjadi sinyal kuat pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjawab persoalan lingkungan hidup, dengan Provinsi Riau sebagai salah satu wilayah strategis yang menghadapi tekanan ekologis cukup kompleks.

    Dalam agenda tersebut, Menteri Jumhur didampingi Ketua Dewan Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan, serta Founder Tumbuh Institute, Rocky Gerung.

    Kehadiran para tokoh ini memperkuat pendekatan multidisipliner dalam membahas isu lingkungan, mulai dari perspektif etika, sosial, hingga kebijakan publik.

    Kegiatan yang berlangsung di Markas Polda Riau digelar secara khidmat dan sarat pesan strategis.

    Rangkaian acara mencakup penyambutan adat, penayangan program Green Policing dan Waste to Energy, hingga pemaparan komprehensif mengenai penegakan hukum lingkungan dan inovasi kelembagaan yang tengah dikembangkan kepolisian daerah tersebut.

    Kapolda Riau, Herry Heryawan, menegaskan bahwa persoalan lingkungan di Riau tidak dapat dilihat secara parsial. Menurutnya, isu lingkungan berkaitan erat dengan aspek keamanan, ekonomi, serta keadilan sosial.

    “Melalui pendekatan Green Policing, kami tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga membangun kesadaran kolektif melalui perubahan pola pikir, perilaku, dan budaya organisasi,” ujar Herry dalam sambutannya.

    Selain paparan kebijakan, kegiatan juga diisi dengan penampilan seni bertema lingkungan, pemutaran video pengungkapan kasus, serta penjelasan teknis terkait implementasi Green Policing dan Waste to Energy.

    Momentum ini turut dirangkaikan dengan peringatan Hari Buruh melalui pemotongan tumpeng bersama perwakilan serikat pekerja.

    Dalam kesempatan tersebut, Menteri Jumhur menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah progresif yang dilakukan Polda Riau.

    Ia bahkan menilai pendekatan yang dipaparkan telah melampaui ekspektasinya.

    “Saya mendengarkan seluruh paparan, dan saya merasa tidak ada lagi yang perlu saya pidatokan di sini.

    Apa yang terjadi hari ini akan saya adopsi,” ujarnya.

    Ia menilai konsep Green Policing sebagai model yang layak direplikasi secara nasional.

    “Kalau ini terjadi di berbagai institusi, saya kira akan sangat membantu penyelesaian persoalan lingkungan secara sistemik,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Jumhur menyampaikan komitmennya untuk mendorong implementasi nyata dari berbagai konsep yang telah dipaparkan, agar dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia.

    Ia juga menilai kunjungan ini sebagai bentuk penghormatan pemerintah pusat kepada masyarakat Riau sekaligus upaya memperkuat perhatian terhadap isu lingkungan di daerah.

    Terkait isu pertambangan, Jumhur menyoroti pentingnya membedakan antara pelaku di lapangan dengan aktor utama dalam rantai ekonomi ilegal.

    Menurutnya, banyak penambang merupakan masyarakat lokal yang membutuhkan perlindungan hukum.

    “Yang perlu menjadi perhatian adalah para penampung dalam rantai ekonomi tersebut.

    Karena itu, penting mendorong percepatan izin usaha pertambangan rakyat agar ada kepastian hukum dan perlindungan bagi masyarakat,” jelasnya.

    Kunjungan kerja ini ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah.

    Secara keseluruhan, kehadiran Menteri Lingkungan Hidup di Polda Riau menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan.


    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Muhamad Alviyan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini