• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    Ghosun Iron Camp Resmi Dibuka di Bekasi, Siap Cetak Atlet Tinju Berprestasi dan Rangkul Generasi Muda‎

    30/05/26, 23:16 WIB Last Updated 2026-05-30T16:16:12Z


    Foto: Dunia olahraga tinju Indonesia kembali mendapat tambahan sarana pembinaan atlet dengan diresmikannya Ghosun Iron Camp (GIC) di Jalan Burangkeng Setu No. 88, Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2026).(Dok-Istimewa)




    ‎JAGUARNEWS77.COM // JAKARTA – Dunia olahraga tinju Indonesia kembali mendapat tambahan sarana pembinaan atlet dengan diresmikannya Ghosun Iron Camp (GIC) di Jalan Burangkeng Setu No. 88, Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2026).

    Kehadiran sasana tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pusat pembinaan atlet tinju berprestasi, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda melalui kegiatan olahraga yang positif dan terarah.

    Peresmian Ghosun Iron Camp berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah tokoh olahraga, pengurus organisasi tinju, pelatih, atlet, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.

    Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars KONI, dan Mars PERTINA sebagai simbol semangat nasionalisme, sportivitas, dan komitmen terhadap pengembangan olahraga prestasi di Indonesia.

    CEO Ghosun Iron Camp, Susanto, mengatakan pendirian sasana tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata pihaknya dalam mendukung kemajuan olahraga tinju nasional.

    Menurutnya, Indonesia memiliki banyak talenta muda yang membutuhkan fasilitas dan pembinaan yang tepat agar mampu berkembang menjadi atlet berprestasi.

    "Kami ingin menghadirkan tempat pembinaan yang terbuka bagi semua kalangan.

    Di era saat ini, berbagai persoalan sosial seperti kenakalan remaja, tawuran, hingga penyalahgunaan narkoba menjadi tantangan bersama. Melalui olahraga tinju dan bela diri, kami ingin memberikan alternatif kegiatan yang positif bagi generasi muda," ujar Susanto.

    Ia menjelaskan bahwa Ghosun Iron Camp tidak hanya berfokus pada pembinaan atlet tinju profesional, tetapi juga membuka pelatihan berbagai cabang bela diri lainnya.

    Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjangkau lebih banyak anak muda yang memiliki minat di bidang olahraga.

    Lebih lanjut, Susanto menegaskan bahwa sasana yang dipimpinnya akan merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang sosial maupun pendidikan.

    Bahkan, pihaknya berkomitmen memberikan kesempatan kepada anak-anak muda yang pernah terjerumus dalam lingkungan negatif untuk mendapatkan pembinaan dan kesempatan memperbaiki masa depan melalui olahraga.

    "Kami ingin mencari dan melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

    Kami juga ingin menjadi bagian dari solusi sosial dengan mengajak anak-anak muda menjauhi narkoba dan aktivitas negatif lainnya melalui olahraga yang terarah dan disiplin," katanya.

    Kehadiran Ghosun Iron Camp mendapat apresiasi dari Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) DKI Jakarta, Brigjen TNI Berty. B.W. Sumakud.S.H., M.H.


    Menurutnya, semakin banyak sasana tinju yang memiliki visi pembinaan yang jelas akan semakin memperkuat ekosistem olahraga tinju di Indonesia.


    "Pembukaan training center ini merupakan langkah yang sangat positif bagi perkembangan olahraga tinju.

    Dengan adanya fasilitas seperti ini, peluang untuk menjaring dan membina bibit-bibit atlet potensial menjadi lebih besar.

    Mereka inilah yang nantinya diharapkan mampu mengharumkan nama Jakarta maupun Indonesia di berbagai ajang kompetisi," ujarnya.

    Berty menegaskan bahwa olahraga tinju harus terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemauan untuk belajar dan berkembang.

    Menurutnya, pembinaan tidak boleh dibatasi oleh status sosial maupun latar belakang ekonomi.

    Ia menjelaskan bahwa usia pembinaan atlet umumnya dapat dimulai sejak usia 14 tahun. Selain itu, terdapat pula program pembinaan berjenjang yang dikelola pemerintah melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) di bawah naungan Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta.

    "Training center seperti ini akan menjadi pelengkap sistem pembinaan yang sudah ada.

    Dengan begitu, proses pembinaan atlet dapat berjalan berkesinambungan dari usia dini hingga mencapai prestasi yang lebih tinggi," katanya.

    Senada dengan itu, Ketua KONI DKI Jakarta, Hidayat Humaid, menilai keberhasilan pembinaan olahraga tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.

    Diperlukan sinergi antara organisasi olahraga, komunitas, pelatih, dan sektor swasta agar proses pembinaan atlet dapat berlangsung secara berkelanjutan.

    Prosesi peresmian ditandai dengan penayangan biografi pendiri Ghosun Iron Camp, penandatanganan prasasti oleh Susanto, Brigjen TNI Berty. B.W. Sumakud.S.H., M.H , dan Hidayat Humaid, serta pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas berdirinya pusat pelatihan tersebut.


    Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengurus Kota PERTINA DKI Jakarta serta sertifikat lisensi bagi wasit dan hakim tinju.

    Langkah ini dinilai penting sebagai bagian dari upaya menin

    Ketua KONI Jakarta Pusat, Zaenal Arifin, berharap Ghosun Iron Camp dapat menjadi salah satu pusat pembinaan yang mampu melahirkan atlet-atlet potensial untuk menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).

    "Kami berharap Ghosun Iron Camp menjadi salah satu tolak ukur lahirnya petinju-petinju berprestasi dari Jakarta dan daerah lainnya untuk menghadapi ajang-ajang besar di masa depan," ujarnya.

    Rangkaian acara semakin semarak dengan pertandingan ekshibisi yang menampilkan sejumlah petinju dari berbagai sasana.

    Pertandingan tersebut menjadi ajang unjuk kemampuan sekaligus sarana mempererat hubungan antar-atlet dan komunitas tinju.

    ‎Acara ditutup dengan ramah tamah dan hiburan musik yang menambah suasana hangat peresmian Ghosun Iron Camp.

    Dengan berdirinya Ghosun Iron Camp, para pemangku kepentingan olahraga berharap lahir lebih banyak atlet tinju berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

    Di sisi lain, sasana ini juga diharapkan menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, membangun karakter disiplin, dan menjauhi berbagai pengaruh negatif di lingkungan sosial.


    ‎Reporter: Muhamad Alviyan



    ‎Editor: Muhamad Alviyan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini