• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    ‎6.678 Personel Gabungan Siaga Amankan May Day 2026 di Jakarta, Polda Metro Jaya Kedepankan Pendekatan Humanis‎

    01/05/26, 12:31 WIB Last Updated 2026-05-01T05:32:17Z

    Foto: Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono memimpin apel kesiapan pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan DPR/MPR RI, Jumat (1/5)(Dok-Istimewa).



    JAGUARNEWS77.com // Jakarta — Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono memimpin apel kesiapan pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan DPR/MPR RI, Jumat (1/5).

    Sebanyak 6.678 personel gabungan dikerahkan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

    Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan bahwa peringatan May Day di Jakarta terpusat di dua titik utama, yakni kawasan Monas dan DPR/MPR RI.

    Ia menekankan pentingnya pendekatan humanis dan persuasif dalam pengamanan aksi buruh yang diperkirakan diikuti ribuan massa.

    “Seluruh rangkaian kegiatan harus berjalan aman, tertib, dan kondusif dengan mengedepankan pendekatan humanis serta persuasif,” ujar Dekananto.

    Ia juga menegaskan bahwa penegakan hukum merupakan langkah terakhir (ultimum remedium) dalam pengamanan aksi.

    Seluruh personel diminta menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP), menjaga formasi, tidak bertindak sendiri, serta dilarang membawa senjata api selama bertugas.
    ‎“Penggunaan kekuatan hanya dilakukan atas perintah pimpinan.

    Ini penting untuk menjaga profesionalitas sekaligus menghindari eskalasi yang tidak diinginkan,” tegasnya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto merinci komposisi personel gabungan yang terlibat dalam pengamanan.

    Dari total 6.678 personel, sebanyak 4.633 berasal dari Polri, 1.050 dari TNI, 95 dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, 400 personel pengamanan dalam (pamdal), serta 500 dari unsur masyarakat.

    “Personel kami hadir untuk memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat, termasuk rekan-rekan buruh yang menyampaikan aspirasi, dengan pendekatan humanis,” ujar Budi.

    Ia menyebutkan, jumlah massa aksi diperkirakan mencapai sekitar 5.000 orang.

    Perwakilan buruh juga dijadwalkan akan diterima oleh DPR RI untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung.

    Selain di DPR/MPR, kegiatan peringatan May Day juga berlangsung di kawasan Monas dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta.

    Menurut Budi, pola pengamanan yang diterapkan mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis, dengan menghindari tindakan represif.

    Sementara itu, rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional, menyesuaikan kondisi di lapangan.

    “Rekayasa lalu lintas bersifat fungsional dan situasional, melihat dinamika kepadatan di sekitar Monas, DPR/MPR RI, Disnaker DKI Jakarta, serta jalur pergerakan massa,” jelasnya.

    Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta memantau informasi resmi terkait pengaturan lalu lintas guna menghindari kemacetan.

    Di sisi lain, peserta aksi diharapkan dapat menjaga ketertiban dan menyampaikan aspirasi secara damai.

    Hal ini dinilai penting agar momentum May Day tetap menjadi ruang demokrasi yang sehat tanpa mengganggu ketertiban umum.

    “Kami mengajak seluruh peserta kegiatan dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga Jakarta.

    Sampaikan aspirasi dengan tertib, damai, dan ikuti arahan petugas di lapangan,” tutup Budi.

    Peringatan May Day setiap tahunnya menjadi momentum strategis bagi kaum buruh untuk menyuarakan berbagai isu ketenagakerjaan.

    Oleh karena itu, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan peserta aksi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sekaligus memastikan kebebasan berpendapat tetap terjamin.



    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Muhamad Alviyan 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini