JAGUARNEWS77.com // Jakarta — Tim SAR Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya bersama unsur SAR gabungan berhasil menemukan korban tenggelam di aliran Daerah Aliran Sungai (DAS) Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Utara, dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (29/4/2026).
Korban diketahui berinisial N (43), warga Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi. Ia sebelumnya dilaporkan jatuh ke aliran BKT sekitar pukul 06.00 WIB. Informasi awal dari masyarakat langsung ditindaklanjuti aparat dengan mengerahkan tim pencarian ke lokasi kejadian.
Direktur Polairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mustofa, menjelaskan bahwa respons cepat dilakukan begitu laporan diterima.
Tim segera berkoordinasi dengan berbagai unsur SAR untuk mempercepat proses pencarian.
“Setelah menerima informasi dari masyarakat, tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan untuk melakukan pencarian,” ujar Mustofa dalam keterangannya.
Operasi pencarian melibatkan sedikitnya 10 personel Ditpolairud Polda Metro Jaya, yang bekerja sama dengan tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta dukungan masyarakat setempat.
Penyisiran dilakukan secara intensif di sepanjang aliran sungai di sekitar titik awal korban dilaporkan jatuh.
Setelah sekitar empat jam pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazah kemudian dievakuasi oleh tim gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas, khususnya di area perairan maupun saat berkendara di sekitar jalur yang berdekatan dengan sungai atau kanal.
Kombes Pol Mustofa turut mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama saat berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk, yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima saat berkendara.
Apabila merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya beristirahat terlebih dahulu demi keselamatan bersama,” tutupnya.
Reporter: Muhamad Alviyan
Editor: Muhamad Alviyan