• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    Tangisan Anak Ungkap Penemuan Perempuan Tewas di Tangsel, Polisi Lakukan Olah TKP

    16/04/26, 23:19 WIB Last Updated 2026-04-16T16:19:18Z
    Foto: Polda Metro Jaya membenarkan penemuan seorang perempuan yang meninggal dunia di kawasan Perumahan Pondok Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, pada Kamis (16/4/2026) dini hari.(Dok-Istimewa)


    ‎
    ‎‎JAGUARNEWS77.com // Tangerang Selatan – Polda Metro Jaya membenarkan penemuan seorang perempuan yang meninggal dunia di kawasan Perumahan Pondok Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, pada Kamis (16/4/2026) dini hari.

    ‎
    Peristiwa tersebut kini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
    ‎
    Kabidhumas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa kejadian itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Korban diketahui berinisial I (49).
    ‎
    “Benar, telah ditemukan seorang perempuan meninggal dunia di Perumahan Pondok Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, pada Kamis, 16 April 2026 sekitar pukul 01.30 WIB. Korban diketahui berinisial I (49),” ujarnya.
    ‎
    Peristiwa tersebut pertama kali terungkap setelah warga sekitar mendengar suara tangisan anak dari dalam rumah korban pada dini hari.
    ‎
    Warga kemudian menyampaikan informasi tersebut kepada petugas keamanan setempat yang segera melakukan pengecekan ke lokasi.
    ‎
    Saat petugas tiba, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di dalam rumah.
    ‎
    Warga selanjutnya berkoordinasi dengan pihak keluarga serta lingkungan sekitar sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
    ‎
    Petugas dari Polsek Serpong Utara yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta memasang garis polisi guna mendukung proses penyelidikan.
    ‎
    Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis, termasuk visum dalam atau autopsi, guna memastikan penyebab pasti kematian.
    ‎
    “Saat ini, polisi telah melakukan olah TKP dan masih menyelidiki peristiwa tersebut. Adapun penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil autopsi,” tambah Budi Hermanto.
    ‎
    Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait kejadian tersebut dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat berwenang.
    ‎
    Masyarakat juga diminta segera melapor melalui layanan kepolisian 110 apabila memiliki informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut atau menemukan situasi yang memerlukan kehadiran petugas.
    ‎
    ‎
    ‎Reporter: Muhamad Alviyan
    ‎
    ‎
    ‎Editor: Muhamad Alviyan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini