• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    Modus Baru! Ngaku Pegawai Disdukcapil, Buruh di Marunda Scan Barcode, Saldo Rekening Ludes Seketika

    Bardha Khaswandha
    05/04/26, 14:00 WIB Last Updated 2026-04-05T07:00:43Z

    Ilustrasi dibuat Wahyu Permana 

     JN77.com Jakarta // Marunda, Jakarta Utara – Seorang pekerja buruh di kawasan pabrik Marunda menjadi korban penipuan bermodus mengaku sebagai petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), pada Sabtu, 4 April 2026, sore hari.

    Kejadian bermula saat korban menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai petugas Dukcapil. Pelaku kemudian melanjutkan komunikasi melalui aplikasi WhatsApp dan menyampaikan bahwa data kependudukan korban perlu diperbarui.

    Dalam percakapan tersebut, korban diminta mengikuti prosedur verifikasi dengan cara memindai (scan) barcode atau QR code yang dikirim oleh pelaku. Tanpa rasa curiga, korban menuruti instruksi tersebut.

    Namun, tidak lama setelah proses pemindaian dilakukan, korban terkejut karena saldo rekening bank miliknya tiba-tiba terkuras habis. Korban pun menyadari telah menjadi korban penipuan dengan modus digital.

    Modus Penipuan

    Pelaku menggunakan teknik rekayasa sosial (social engineering), dengan cara:

    Mengaku sebagai instansi resmi (Dukcapil)

    Menghubungi korban melalui telepon dan WhatsApp

    Mengirim barcode/QR code berbahaya

    Mengelabui korban agar melakukan scan

    Imbauan untuk Masyarakat

    Kasus ini menjadi peringatan agar masyarakat lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan digital. Perlu diketahui:

    Dukcapil tidak pernah meminta scan QR code melalui WhatsApp

    Jangan mudah percaya pada pihak yang mengaku dari instansi resmi

    Hindari memindai barcode/QR dari sumber tidak jelas

    Jangan pernah membagikan data pribadi, OTP, atau akses perbankan

    Langkah Penanganan

    Korban disarankan segera:

    Menghubungi pihak bank untuk pemblokiran rekening

    Melaporkan kejadian ke kantor polisi terdekat

    Melapor ke layanan pengaduan siber.

    Pewarta: Wahyu Permana

    Editor: Bardha Khaswandha

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini