JAGUARNEWS77.com // JAKARTA – Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (53), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan.
Almarhum wafat akibat serangan jantung.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan Wakil Bendahara Umum PWI Pusat, Sumber Rajasa Ginting, sebelum kejadian almarhum sempat menghadiri acara Deklarasi Peluncuran Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) pada Jumat malam di Kampus LSPR, Jakarta.
Usai kegiatan tersebut, Zulmansyah bersama sejumlah pengurus PWI lainnya melanjutkan makan malam di kawasan Jalan Jaksa, Jakarta Pusat.
Namun sekitar pukul 21.00 WIB, kondisi almarhum tiba-tiba menurun. Ia mengalami anfal dengan keluhan sesak dada hebat, lemas, hingga muntah.
Rekan-rekannya segera membawa yang bersangkutan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan diagnosis dokter, almarhum mengalami serangan jantung, sejalan dengan riwayat penyakit jantung yang telah lama dideritanya.
Pihak rumah sakit sempat merekomendasikan rujukan ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita guna penanganan lanjutan.
Namun, di tengah upaya medis tersebut, nyawa almarhum tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 00.10 WIB.
Sosok Pemersatu di Tubuh Organisasi
Kepergian Zulmansyah Sekedang menjadi kehilangan besar bagi PWI dan komunitas pers nasional.
Ia dikenal sebagai pribadi yang ramah, bersahaja, serta memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia jurnalistik dan organisasi.
Rekam jejak pengabdiannya di PWI terbilang panjang dan signifikan.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua PWI Provinsi Riau selama dua periode (2017–2022 dan 2022–2027), Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat hasil Kongres ke-24 di Bandung tahun 2023, hingga dipercaya menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PWI Pusat dalam masa transisi organisasi.
Selain itu, ia juga sempat menjabat sebagai Ketua Umum PWI Pusat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) serta Sekretaris Jenderal PWI Pusat hasil Kongres Persatuan pada 29–30 Agustus 2025 di Cikarang, Jawa Barat.
Dalam dinamika internal organisasi, almarhum dikenal sebagai figur pemersatu yang berperan penting dalam mengakhiri dualisme kepengurusan PWI Pusat melalui Kongres Persatuan.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan duka mendalam atas kepergian almarhum.
“Kami kehilangan salah satu kader terbaik yang selalu total dalam bekerja untuk organisasi. Semangat dan dedikasi beliau akan selalu kami kenang,” ujarnya, Sabtu.
Keluarga besar PWI pun mengajak seluruh pengurus dan anggota, insan pers, serta masyarakat luas untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Reporter: Muhamad Alviyan
Editor: Muhamad Alviyan