• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    ‎Audit BPK Jadi Kunci, Penyidikan Dugaan Korupsi Dana BOS di SMAN 1 Kotabaru Terus Berjalan

    30/04/26, 15:02 WIB Last Updated 2026-04-30T08:02:44Z

    Foto: Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 1 Kotabaru, Kalimantan Selatan, masih terus bergulir (Dok-Istimewa).


    ‎
    ‎JAGUARNEWS77.com // Jakarta — Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 1 Kotabaru, Kalimantan Selatan, masih terus bergulir.
    ‎
    Proses penyidikan yang ditangani Kejaksaan Negeri Kotabaru kini memasuki tahap krusial berupa perhitungan kerugian negara oleh tim auditor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.
    ‎
    Tim auditor BPK RI dilaporkan telah berada di Kotabaru untuk melakukan penghitungan secara menyeluruh.
    ‎
    Langkah ini menjadi dasar penting dalam menentukan arah penanganan hukum selanjutnya, termasuk kemungkinan penetapan tersangka dalam perkara tersebut.
    ‎
    Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru, Taruli Phalti Patuan, menegaskan bahwa proses audit memiliki peran sentral dalam pembuktian unsur kerugian negara.
    ‎
    “Tim BPK RI sudah berada di Kotabaru untuk melakukan perhitungan kerugian negara.
    ‎
    Setelah proses ini selesai, kami akan menyampaikan tahapan berikutnya,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
    ‎
    Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum dapat menetapkan tersangka karena masih menunggu hasil resmi audit dari BPK RI.
    ‎
    Menurutnya, penetapan tersangka harus didasarkan pada alat bukti yang kuat, termasuk nilai kerugian negara yang terverifikasi.
    ‎
    “Saat ini masih tahap perhitungan kerugian negara oleh BPK RI. Penetapan tersangka akan dilakukan setelah hasilnya keluar,” tegasnya.
    ‎
    Proses ini menunjukkan bahwa penyidikan berjalan secara hati-hati dan mengikuti prosedur hukum yang berlaku.
    ‎
    Dalam perkara tindak pidana korupsi, hasil audit kerugian negara menjadi elemen penting untuk memperkuat konstruksi hukum dan memastikan akuntabilitas dalam penegakan hukum.
    ‎
    Kejari Kotabaru juga memastikan bahwa penanganan kasus dilakukan secara profesional dan transparan.
    ‎
    Penyidik terus berkoordinasi dengan auditor guna mempercepat proses tanpa mengabaikan ketelitian dan akurasi dalam penghitungan.
    ‎
    Di sisi lain, publik menaruh perhatian terhadap perkembangan kasus ini, mengingat dana BOS merupakan anggaran strategis yang diperuntukkan bagi peningkatan kualitas pendidikan.
    ‎
    Dugaan penyalahgunaan dana tersebut berpotensi berdampak langsung pada kegiatan belajar mengajar dan fasilitas pendidikan di sekolah.
    ‎
    Kejaksaan berharap proses audit oleh BPK RI dapat segera rampung sehingga penyidikan dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya, termasuk penentuan pihak-pihak yang bertanggung jawab secara hukum.
    ‎
    Dengan berjalannya proses ini, aparat penegak hukum menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara secara objektif dan akuntabel, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran pendidikan di daerah.
    ‎
    ‎
    ‎Reporter: Muhamad Alviyan
    ‎
    ‎
    ‎Editor: Muhamad Alviyan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini