• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    ‎Menko PMK Nilai Arus Mudik 2026 Lancar, Kecelakaan Turun 16 Persen, Waspadai Lonjakan Arus Balik

    25/03/26, 19:17 WIB Last Updated 2026-03-25T12:17:46Z

    Foto: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa pelaksanaan arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 H/2026 M secara umum berjalan lancar dan terkendali (Dok-Istimewa)



    ‎JAGUARNEWS77.com // Bekasi – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa pelaksanaan arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 H/2026 M secara umum berjalan lancar dan terkendali.

    Pernyataan tersebut disampaikan usai peninjauan arus balik di Jasa Marga Toll Road Command Center, Rabu (25/3/2026).

    Dalam keterangannya, Pratikno mengungkapkan bahwa volume kendaraan selama periode H-12 hingga H-3 menunjukkan angka yang cukup tinggi.

    Namun demikian, lonjakan tersebut masih dapat diantisipasi dengan baik berkat koordinasi lintas sektor yang solid serta kesiapan petugas di lapangan.

    “Secara umum arus mudik berjalan dengan baik dan lancar.

    Ini menunjukkan bahwa berbagai langkah antisipatif yang dilakukan pemerintah dan seluruh stakeholder berjalan efektif,” ujarnya.

    Lonjakan Mobilitas Tetap Terkendali
    ‎Berdasarkan paparan yang diterima Menko PMK, terjadi peningkatan signifikan pada sejumlah indikator mobilitas masyarakat, baik di ruas jalan tol maupun pada sektor penyeberangan.

    Tingginya pergerakan ini mencerminkan besarnya antusiasme masyarakat dalam merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.

    Meski demikian, kondisi lalu lintas tetap terjaga dalam situasi tertib dan lancar. Salah satu indikator positif yang disorot adalah penurunan angka kecelakaan lalu lintas sekitar 16 persen dibandingkan periode sebelumnya.

    Capaian ini dinilai sebagai hasil dari kombinasi kebijakan rekayasa lalu lintas, peningkatan pengawasan, serta kepatuhan masyarakat terhadap aturan di jalan.

    Peran Teknologi dan Respons Cepat
    ‎Pratikno menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan arus mudik tahun ini tidak lepas dari pemanfaatan teknologi dalam sistem monitoring lalu lintas.

    Menurutnya, pengawasan berbasis data real-time memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat di lapangan.

    “Keberhasilan ini tidak hanya karena langkah antisipatif, tetapi juga karena respons cepat yang berbasis data riil. Teknologi monitoring yang ketat membuat setiap perkembangan di lapangan dapat segera direspons,” jelasnya.

    Dengan sistem tersebut, berbagai potensi hambatan, seperti kepadatan di titik-titik tertentu, dapat segera diurai melalui rekayasa lalu lintas yang terukur.

    Apresiasi untuk Lintas Sektor
    ‎Menko PMK juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026.

    Ia menyoroti peran penting Kementerian Perhubungan, Polri, operator jalan tol seperti Jasa Marga, BUMN, serta berbagai instansi terkait yang telah bekerja secara sinergis.

    Menurutnya, koordinasi yang kuat antarinstansi menjadi faktor kunci dalam menjaga kelancaran arus mudik di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

    Arus Balik Jadi Fokus Berikutnya
    ‎Di sisi lain, Pratikno mengingatkan bahwa arus balik kini mulai berlangsung dan berpotensi meningkat dalam beberapa hari ke depan.

    Oleh karena itu, perhatian pemerintah kini beralih pada upaya mengantisipasi kepadatan saat puncak arus balik.

    Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menumpuk perjalanan pada tanggal 28 dan 29 Maret 2026, yang diperkirakan menjadi periode dengan volume kendaraan tertinggi.

    “Masyarakat diharapkan dapat mengatur waktu perjalanan lebih awal agar distribusi kendaraan lebih merata dan kepadatan dapat dihindari,” tegasnya.

    Keselamatan Tetap Prioritas
    ‎Selain pengaturan waktu perjalanan, Menko PMK juga menekankan pentingnya menjaga keselamatan selama perjalanan arus balik.

    Ia mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum berkendara.

    Dengan berbagai langkah antisipatif yang telah disiapkan, pemerintah optimistis arus balik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan terkendali, sebagaimana capaian yang telah diraih selama periode arus mudik.

    Momentum ini sekaligus menjadi cerminan keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam mengelola mobilitas berskala besar secara efektif dan berkelanjutan.


    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Muhamad Alviyan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini