• Jelajahi

    Copyright © JAGUARNEWS77.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    OA PHIGMA paralegal

    Total Tayangan Halaman

    More Post

    ‎Shanty Rilis “I Do” Jelang Valentine 2026, Angkat Doa dan Manifestasi Jadi Karya Orisinal‎

    14/02/26, 01:03 WIB Last Updated 2026-02-13T18:04:04Z



    Foto: Penyanyi dan aktris multi-talenta Shanty resmi meluncurkan single terbarunya bertajuk “I Do” tepat sehari menjelang perayaan Hari Valentine 2026. (Dok-Istimewa)


    JAGUARNEWS77.com // Jakarta – Penyanyi dan aktris multi-talenta Shanty resmi meluncurkan single terbarunya bertajuk “I Do” pada Jumat (13/2/2026), sehari menjelang perayaan Hari Valentine 2026.


    Lagu ini menandai babak baru dalam perjalanan musikalnya, bukan sekadar karya rekaman, tetapi refleksi personal yang berangkat dari doa dan catatan manifestasi yang ia tulis dalam jurnal pribadinya.

    Berbeda dari sejumlah proyek sebelumnya yang kerap menghadirkan reinterpretasi atau remake, “I Do” hadir sebagai karya orisinal yang sejak lama diimpikan Shanty.

    Ia mengungkapkan, keinginan untuk merilis lagu ciptaan baru telah menjadi bagian dari target kreatif yang ia tuliskan beberapa waktu lalu.

    Proses produksi dimulai pada November 2025 dan rampung hingga siap dirilis Februari 2026.

    “Aku percaya bahwa lirik adalah doa, dan doa selalu didengar oleh semesta. Lagu ini bukan hanya doa pribadi, tapi juga doa untuk semua orang yang masih mencari cinta dan menunggu soulmate-nya tiba,” ujar Shanty dalam keterangan tertulis di Jakarta.

    Momentum Strategis dan Antusiasme Penggemar
    ‎Perilisan “I Do” sekaligus menjawab penantian penggemar yang telah lama menunggu karya baru dari Shanty.

    Sejumlah pengamat industri musik menilai momentum rilis menjelang Valentine sebagai langkah strategis, mengingat tema lagu yang menitikberatkan pada komitmen, kesetiaan, dan harapan membangun masa depan bersama.

    Meski demikian, di tengah persaingan industri musik digital yang semakin padat, tantangan tetap terbuka.

    Lagu-lagu bertema romantis umumnya bermunculan pada periode serupa, sehingga konsistensi promosi dan kekuatan diferensiasi musikal akan menjadi faktor penentu daya saingnya.

    Aransemen Sinematik dan Lirik Reflektif
    ‎Dari sisi produksi, “I Do” memadukan aransemen dinamis dengan nuansa sinematik yang emosional.

    Lagu ini menangkap fase transisi dalam hubungan asmara, mulai dari keterkejutan menerima lamaran hingga keyakinan mengucap janji suci.

    Salah satu penggalan liriknya berbunyi, “Awalnya ku tak menyangka, Menua bersamamu”, yang merepresentasikan perjalanan cinta menuju komitmen jangka panjang.

    Secara musikal, komposisi dibangun bertahap: dimulai dari nada lembut dan intim, lalu berkembang menuju klimaks emosional yang menggambarkan momen sakral “I do” dalam pernikahan.

    Pendekatan ini dinilai relevan dengan tren konten romantis di media sosial, termasuk dokumentasi lamaran dan pernikahan yang kian populer.

    Kolaborasi Kreatif
    ‎Dalam proyek ini, Shanty tidak hanya tampil sebagai penyanyi, tetapi juga bertindak sebagai Executive Producer yang memimpin arah kreatif keseluruhan. Ia bekerja sama dengan komposer Pringgo Aryo Pradana.

    Lirik “I Do” ditulis oleh Pringgo Aryo Pradana bersama penyanyi dan penulis lagu Vicky Shu.

    Kolaborasi tersebut menghasilkan karya yang manis dan emosional, namun tetap terasa relevan bagi generasi muda.

    Pendekatan lirik yang lugas dan tidak berlebihan menjadi kekuatan tersendiri, karena menyentuh pengalaman universal tentang harapan menemukan pasangan hidup.

    Doa Kolektif dan Harapan
    ‎Memilih Februari sebagai bulan perilisan bukan tanpa alasan. Shanty ingin menjadikan “I Do” sebagai soundtrack cinta di tahun 2026 sekaligus menyebarkan energi positif pada momen Valentine.

    “Aku berharap lagu ini bisa menular ke pendengar, mereka yang single segera menemukan belahan jiwa, dan mereka yang menuju pelaminan diberikan keawetan hingga maut memisahkan,” tambahnya.

    Pernyataan tersebut menegaskan bahwa “I Do” tidak semata diposisikan sebagai lagu romantis biasa, melainkan simbol doa kolektif tentang komitmen dan kesetiaan.

    Mulai 13 Februari 2026, “I Do” telah tersedia di seluruh platform musik digital. Dengan kombinasi pesan personal, kualitas produksi yang solid, serta momentum rilis yang tepat, lagu ini dinilai berpotensi menjadi salah satu karya paling menonjol dalam diskografi Shanty beberapa tahun terakhir.

    Di tengah industri musik yang kompetitif dan terus berubah, “I Do” menunjukkan bahwa kekuatan cerita personal dan kejujuran emosi masih menjadi fondasi utama dalam menciptakan karya yang relevan dan berdaya tahan panjang.


    ‎Reporter: Muhamad Alviyan


    ‎Editor: Muhamad Alviyan


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini